Berita

Wednesday, 30/12/09 | 01:29 WIB

Lapangan Gasibu, Tempat Kongkow Bikers Bandung

Kota Bandung sudah terkenal sebagai kota dengan tradisi hobi motor yang kuat. Tak hanya kuat oleh kiprah bengkel-bengkel modifikasi motornya, tetapi juga geliat komunitas motornya. Tak terhitung deh jumlah komunitas motor yang berdiri di Bandung.

Saking banyaknya, saban malam minggu kota Bandung diramaikan oleh konvoi motor dari berbagai komunitas motor yang berseliweran di berbagai ruas jalan utama. Komunitas dan klub motor ini selalu menjadi daya tarik tersendiri dari Bandung di saat malam hari.

Tentunya para bikers di Bandung memiliki tempat favorit buat kongkow bareng seperti di jalan Braga, Monumen Nasional dekat gedung Telkom, hingga sepanjang jalan Dago. Namun di antara tempat nongkrong populer di Bandung tersebut, lapangan Gasibu bisa disebut sebagai pusatnya tempat kongkow para bikers Bandung.

IMG_6956

Terletak tepat di depan Gedung Sate, lapangan ini telah menjadi ikon landmark dari ibukota Jawa Barat ini. Dibangun pada tahun 1955, dahulu lapangan ini adalah lapangan sepak bola yang sangat sederhana  milik Gabungan Sepak Bola Indonesia Bandung Utara, disingkat Gasibu. Inilah sebenarnya yang menjadi cikal bakal awal munculnya nama Gasibu.

Bagi para bikers Bandung, lapangan Gasibu telah menjadi cerita panjang geliat komunitas motor di Bandung. Brad Sam, dari Bajaj Indonesia Community, misalnya, sudah wara-wiri bersama berbagai komunitas motor di Gasibu sejak tahun 1989. “Sudah lama banget, mayoritas komunitas motor di Bandung lahir di lapangan ini,” jelasnya.

IMG_6985

Lebih dari 20-an klub motor tumpah ruah di berbagai sisi parkir lapangan Gasibu hingga seluruh parkiran depan di Gedung Sate. Ruas jalan di sekitar Gasibu yang lebar bikin setiap komunitas nyaman memarkir motornya tanpa bikin kemacetan. Jangan heran jika saban malam minggu bisa lapangan seluas 18 ribu persegi ini menjadi ramainya.

Dari jam empat sore, satu persatu komunitas motor ini sudah nongol di sekitar lapangan Gasibu. “Puncaknya pas jam 10 malem hingga 1 pagi, Gasibu dipenuhi motor-motor komunitas,” ujar Sam. Tak sekadar nongkrong bareng, acara rapat komunitas pun tak jarang digelar di parkiran lapangan. Even dadakan sering terjadi di Gasibu seperti ritual konvoi keliling kota singkat sampai nonton bareng setiap pertandingan sepakbola yang dimainkan Persib di televisi di pinggir parkiran.

IMG_6959

Betahnya para bikers di Gasibu tak lepas dari jajanan pinggir jalan yang murah meriah. Sebut saja nasi goreng gerobak dorong yang sepiringnya cuma empat ribu rupiah saja sampai indomie rebus yang lumayan ngeganjel perut kala begadang. Kehadiran pasar malam yang rutin terlihat di Gasibu turut bikin betah para bikers di lapangan ini.

Pastinya lapangan Gasibu telah menaungi setiap bobotoh bikers dengan segala kenyamannya. Bro Mar dari Scooterist Owner Group juga mengaku dirinya dibesarkan oleh lapangan Gasibu. “Enaknya di Gasibu bisa silahturahmi dengan komunitas motor lain, nggak perlu jauh-jauh ke markas masing-masing. Serba dekat dan erat,” ujarnya.

IMG_7004
Nah, jika gemar turing ke Bandung, pastikan untuk mampir ke lapangan Gasibu! Bisa ketemu sobat bikers dan tambah pertemanan.

content

Komentari

500 | |

Berita lainnya

Terbaru