Berita

Thursday, 16/09/10 | 22:27 WIB

CAOS Custom Bikes : Tempat Operasi Supermoto

CAOS Custom Bike : Tempat Modif Supermoto
Gak puas dengan tampilan motor trail atau supermoto bawaan pabrik? Atau kepingin ngerombak motor sport seperti Tiger, Scorpio atau bahkan Satria 150 FU jadi motor trail atau supermoto? Bawa saja tunggangan Bro en Sis ke CAOS Custom Bike yang bermarkas di  Jl. Pancoran Barat VIII No. 6, Jakarta Selatan.
Rumah modifikasi yang sudah berdiri sejak 2004 silam ini, memang gape banget bikin motor laki jadi makin ganteng. Terbukti, saat GilaMotor.com mampir ke markasnya sekalian silaturrahmi dalam suasana lebaran, ada beberapa model supermoto yang lagi digarap. Mulai dari Yamaha YZ 250 R, Hyosung sampai Suzuki Satria 150 FU milik warga Papua
Rumah modifikasi khusus motor trail atau supermoto ini merupakan salah satu bengkel yang udah lama jadi rujukan para pecinta motocross di Jakarta. Eeiittt, bukan cuma Jakarta aja loh, pasiennya juga banyak dari luar pulau Jawa seperti Kalimantan hingga Papua.
Bengkel yang digawangi lelaki dengan nama lengkap Larry Rahmat Rizki ini, menyasar pada kaum pehobi yang khusus merombak segala jenis motor trail. Mulai dari supermoto, trail atau motorkros tulen sampe begaya modifikasi yang masih jadi acuan hingga sekarang, Japs Style.
“Biasanya yang datang kesini umumnya sudah paham tentang motor. Jadi saat ingin merombak motornya, kita saling tukar pendapat mengenai model sampai part yang mau digunakan, karena semuanya itu akan behubungan dengan uang yang harus dikeluarkan,” papar lelaki berjenggot kecil tapi lebat ini.
Menurut lelaki ramah ini, biasanya sang pemilik motor akan menggunakan part yang berkualitas tinggi alias harganya lumayan mahal. Pasalnya, saat salah satu bagian motor menggunakan part yang mahal, sedikit banyak akan berpengaruh pada bagian motor lainnya.
“Ban dan velg udah pake yang keren terus up side down nya yang murahan, kan jelek keliatannya. Meski begitu semua terserah yang punya motor sih. Tapi umumnya mereka pasti menggunakan yang bagus biar gak nanggung dan ada kepuasan tersendiri,” tambah lelaki yang akrab disapa Larry ini.
Urusan mendatangkan part untuk gubahannya, Larry banyak merujuk pada suplier dari Singapura, Amerika dan Inggris, walau kadang ada juga dari distributor lokal. Jadi wajar saja jika ada biaya pengerjaan satu motor bisa menelan biaya seharga motor barunya atau bahkan lebih.
Untuk urusan lama pengerjaan, semua tergantung dari model dan kucuran dana dari sang pemilik motor. Pasalnya tak jarang pemilik motor yang menunda mengucurkan dana untuk pembelian part sehingga mengganggu proses pengerjaan dan memaksa harus rehat sejenak. Tapi umumnya bisa selesai dalam kurun waktu 4 sampai 5 minggu.
Dalam proses pengerjaan, CAOS Custom Bike memang gak mau tanggung-tanggung hingga hasilnya pun gak mengecewakan. Terbukti, setiap pasien yang udah keluar dari nih bengkel, mereka merasa puas dan bangga dengan tunggangan yang udah dioperasi oleh Dokter Larry and the Geng.
“Gw maunya saat motor selesai, mereka merasa puas dan datang lagi kesini bukan mau minta diperbaiki sedikit ininya lah, anunya lah, tapi dateng tanpa bawa keluhan atau bahkan ngajak main motor. Dan Alhamdulillah sampai saat ini nyaris gak ada yang begitu,” jelas lelaki yang demen banget ketawa.
Sejak berdiri 6 tahun silam, udah banyak banget motor ganteng dan gagah yang lahir dari rahim CAOS Custom Bike ini.
Ehh ya, hampir kelewatan. Rumah modifikasi ini gak cuma melayani modifikasi berat loh, tapi juga menerima modifikasi ringan seperti ganti ban dan velg, ganti stang, rubah velg jari-jari jadi tubeless, pasang rem cakram belakang sampe urusan service ringan mesin. Bahkan buat yang mau nyari limbah trail juga dilayani.
Pembayarannya gimana? Eeemm pertanyaan bagus.
Untuk urusan pembayaran, Larry gak saklek dan fleksibel kok orangnya. Tinggal Bro en Sis negosiasikan aja sama nih Sarjana Ekonomi jebolan Universitas Pancasila aja, pasti nemu kata sepakan yang menguntungkan kedua belah pihak.
Kok namanya CAOS sih, kayak sambel aja.?
Oohh itu. CAOS itu kependekan dari City Aggressive Offroad Style.
Udah ahh, nanya mulu. Kalo masih pengen tau lebih lanjut atau mau modifiksi supermoto, dateng dan tanya langsung aja ke markasnya.

GilaMotor, JAKARTA- Gak puas dengan tampilan motor trail atau supermoto bawaan pabrik? Atau kepingin ngerombak motor sport seperti Tiger, Scorpio atau bahkan Satria 150 FU jadi motor trail atau supermoto? Bawa saja tunggangan Bro en Sis ke CAOS Custom Bikes yang bermarkas di  Jl. Pancoran Barat VIII No. 6, Jakarta Selatan.

Rumah modifikasi yang sudah berdiri sejak 2004 silam ini, memang gape banget bikin motor laki jadi makin ganteng. Terbukti, saat GilaMotor.com mampir ke markasnya sekalian silaturrahmi dalam suasana lebaran, ada beberapa model supermoto yang lagi digarap. Mulai dari Yamaha YZ 250 R, Hyosung sampai Suzuki Satria 150 FU milik warga Papua

Rumah modifikasi khusus motor trail atau supermoto ini merupakan salah satu bengkel yang udah lama jadi rujukan para pecinta motocross di Jakarta. Eeiittt, bukan cuma Jakarta aja loh, pasiennya juga banyak dari luar pulau Jawa seperti Kalimantan hingga Papua.

Bengkel yang digawangi lelaki dengan nama lengkap Larry Rahmat Rizki ini, menyasar pada kaum pehobi yang khusus merombak segala jenis motor trail. Mulai dari supermoto, trail atau motorkros tulen sampe begaya modifikasi yang masih jadi acuan hingga sekarang, Japs Style.

“Biasanya yang datang kesini umumnya sudah paham tentang motor. Jadi saat ingin merombak motornya, kita saling tukar pendapat mengenai model sampai part yang mau digunakan, karena semuanya itu akan behubungan dengan uang yang harus dikeluarkan,” papar lelaki berjenggot kecil tapi lebat ini.

Menurut lelaki ramah ini, biasanya sang pemilik motor akan menggunakan part yang berkualitas tinggi alias harganya lumayan mahal. Pasalnya, saat salah satu bagian motor menggunakan part yang mahal, sedikit banyak akan berpengaruh pada bagian motor lainnya.

“Ban dan velg udah pake yang keren terus up side down nya yang murahan, kan jelek keliatannya. Meski begitu semua terserah yang punya motor sih. Tapi umumnya mereka pasti menggunakan yang bagus biar gak nanggung dan ada kepuasan tersendiri,” tambah lelaki yang akrab disapa Larry ini.

Urusan mendatangkan part untuk gubahannya, Larry banyak merujuk pada suplier dari Singapura, Amerika dan Inggris, walau kadang ada juga dari distributor lokal. Jadi wajar saja jika ada biaya pengerjaan satu motor bisa menelan biaya seharga motor barunya atau bahkan lebih.

Untuk urusan lama pengerjaan, semua tergantung dari model dan kucuran dana dari sang pemilik motor. Pasalnya tak jarang pemilik motor yang menunda mengucurkan dana untuk pembelian part sehingga mengganggu proses pengerjaan dan memaksa harus rehat sejenak. Tapi umumnya bisa selesai dalam kurun waktu 4 sampai 5 minggu.

Dalam proses pengerjaan, CAOS Custom Bikes memang gak mau tanggung-tanggung hingga hasilnya pun gak mengecewakan. Terbukti, setiap pasien yang udah keluar dari nih bengkel, mereka merasa puas dan bangga dengan tunggangan yang udah dioperasi oleh Dokter Larry and the Geng.

“Gw maunya saat motor selesai, mereka merasa puas dan datang lagi kesini bukan mau minta diperbaiki sedikit ininya lah, anunya lah, tapi dateng tanpa bawa keluhan atau bahkan ngajak main motor. Dan Alhamdulillah sampai saat ini nyaris gak ada yang begitu,” jelas lelaki yang demen banget ketawa.

Sejak berdiri 6 tahun silam, udah banyak banget motor ganteng dan gagah yang lahir dari rahim CAOS Custom Bikes ini. Kalau gak percaya, dateng aje langsung untuk melihat suasana bengkel dan para awak bengkel membedah motor-motor penjelajah. Nah, disitu Bro en Sis akan melihat jejeran poster hasil guntingan dari majalah atau tabloit yang mengulas motor hasil oprekan bengkel ini.

Ehh ya, hampir kelewatan. Rumah modifikasi ini gak cuma melayani modifikasi berat loh, tapi juga menerima modifikasi ringan seperti ganti ban dan velg, ganti stang, rubah velg jari-jari jadi tubeless, pasang rem cakram belakang sampe urusan service ringan mesin. Bahkan buat yang mau nyari limbah trail juga dilayani.

Pembayarannya gimana? Eeemm pertanyaan bagus.

Untuk urusan pembayaran, Larry gak saklek dan fleksibel kok orangnya. Tinggal Bro en Sis negosiasikan aja sama nih Sarjana Ekonomi jebolan Universitas Pancasila aja, pasti nemu kata sepakan yang menguntungkan kedua belah pihak.

Kok namanya CAOS sih, kayak sambel aja.?

Oohh itu. CAOS itu kependekan dari City Aggressive Offroad Style.

Udah ahh, nanya mulu. Kalo masih pengen tau lebih lanjut atau mau modifiksi supermoto, dateng dan tanya langsung aja ke markasnya.

Caos Custom Bikes

Jl. Pancoran Barat VIII No. 6

Rt 10 / Rw 3, Kelurahan Pancoran – Kecamatan Pancoran

Jakarta Selatan 12780

Telp     : 081 700 89 400 / 021 700 89 4000

Penulis/Foto : Jay

Komentari

  • WELCOME TO SCRUBSCE® Radiology CE / X-ray Continuing Education SCRUBS CONTINUING EDUCATION® MISSION: PROVIDE HIGH-QUALITY, LOW-COST RADIOLOGY CE / XRAY CONTINUING EDUCATION TO IMAGING PROFESSIONALS ASRT approved ARRT Category A and A+ Credit Hours All Scrubs CE radiologic continuing education courses accepted by NMTCB and ARDMS and meet CE requirements Radiology CE Courses

  • Core Elements Of A Tax Attorney – What’s Required

  • I was recommended this blog by way of my cousin. I am no longer sure whether this submit is written through him as nobody else realize such certain approximately my difficulty. You are incredible! Thank you!

  • It is ideal time for it to develop options for that long run and it’s time for it to feel special. I’ve read through this placed and when I could My partner and i wish to suggest people several intriguing difficulties or information. Perhaps you might produce next reports in regards to this post. I need to go through all the more issues approximately that!

  • I sure the insurance is high. However the waste is not highly toxic. The only thing toxic is the UV coating. With modern equipment this is not even an issue because it is reused. That is only product that is not approved to be dumped down the drain. You do not have high school kids working there. It is illegal for anyone under the age of 18 to work in the lab. Also it is against company policy.

1 2 3 14

Berita lainnya

Terbaru