8
2471

Haryo Widodo : 10 Hari Di Malaysia

Haryo Widodo : 10 Hari Di Malaysia
GilaMotor, JAKARTA.- Aktif di forum-forum otomotif internasional dan juga hobi nulis di blog, membawa keberuntungan biker yang satu ini untuk menjajal aspal negeri Jiran selama 10 hari bersama 8 bikers lain asal Austria, Australia dan Italia.
Tepatnya awal Januari 2010 silam, dirinya menerima undangan dari lelaki bernama Sham, seorang editor sebuah majalah otomotif Malaysia untuk touring bersama di Malaysia. Aktivitas touring bersama bikers asing ini merupakan hasil gawean sang editor majalah yang juga memiliki perusahaan Event Organiser di negerinya.
“Setelah melakukan korespondensi sesaat setelah Sham melihat blog gw pada Desember 2009, akhirnya pada Januari 2010 gw dikirimin undangan resmi untuk touring di Malaysia bareng riders dari Austria, Australia dan Italia,” papar lelaki pemilik blog The Journey of Haryo Widodo ini.
Touring ini diadakan oleh KTM yang  bekerjasama dengan GIVI dan Dinas Pariwisata Malaysia. Dimana para undangan peserta touring ini adalah blogger dan editor majalah yang memiliki rubrik tentang touring.
Menurut lelaki bertubuh ramping ini, touring ini bertujuan untuk memberikan pandangan kepada para peserta tentang touring di Malaysia. Dan yang tak kalah penting, merupakan bagian dari usaha meningkatkan informasi tentang potensi wisata Malaysia.
Hari pertama dari bagian acara touring selama 10 hari, seluruh bikers diberikan kesempatan untuk memilih motor KTM yang akan digunakan selama 9 hari kedepan. Motor yang disediakan KTM diantaranya KTM Adventure, KTM 950 SMR dan KTM 690 Duke.
“Dari tiga varian motor yang disediakan, pilihan gw jatuh ke Duke 690. Pertimbangan gw karena cc nya yang tidak terlalu besar dan mudah untuk beradaptasi,” jelas lelaki yang kini disibukan dengan shooting program tv Take Me Out Indonesia.
Setelah pemilihan motor untuk touring, hari kedua para peserta diajak melakukan city ride keliling kota Kuala Lumpur mengunjungi lokasi-lokasi wisata. Namun pada hari kedua itu, perjalanan mereka tidak menggunakan motor KTM, tetapi dengan motor nasional Malaysia, Modenas.
“Tour keliling Kuala Lumpur hari kedua gak pake KTM tapi pake Modenas. Karena Modenas merupakan co-sponsor acara touring tersebut,” papar Haryo.
Menurut lelaki yang juga baru pertama kali touring dengan KTM di Malaysia ini, para peserta touring juga memberi masukan mengenai motor yang digunakan untuk city ride ini.
Selain keliling kota Kuala Lumpur, peserta touring juga diajak menjelajah ke kawasan pesisir pantai timur Malaysia, selama perjalanan mereka juga mengunjungi kawasan konservasi gajah dan rusa.
Dihari ketiga, perjalanan berlanjut ke sebuah danau bernama Kenyir, dimana dalam perjalanan ke danau tersebut dirinya bersama riders asing lain melintasi pantai timur malaysia, lalu mampir ke sebuah kota bernama Kuala Trengganu. Dimana kota tersebut memiliki Edutaintment Park Islam terbesar di Asia tenggara.
“Setelah perjalanan tiga hari, kami diberikan kesempatan berlibur seharian di Resort Danau Kenyir. Nah, dihari kelima baru perjalanan dilanjutkan kembali menuju propinsi asal Raja Malaysia, Klantan. Serta lanjut mengunjungi beberapa klenteng di Thailand yang berjarak sekitar 10 km dari perbatasan,” cerita Haryo Widodo.
Di propinsi ini pada hari keenam, dirinya sempat menikmati bagaimana rasanya tinggal di rumah tradisional Malaysia. Dan sehari setelahnya, rombongan kembali ke Kuala Lumpur melewati propinsi perak dan melawati jalur yang mampu memompa adrenalin untuk merasakan sensasi touring sesungguhnya.
Dihari berikutnya, peserta diberikan kesempatan untuk mengunjungi pabrik GIVI dengan tuor guide nya merupakan Direktur Utama GIVI Malaysia.
Sehari sebelum hari terakhir perjalan para bikers, dirinya mendapat kesempatan untuk mengunjungi kota pemerintahan Malaysia, Putra Jaya. Dan pada hari terakhir, para bikers manca negara termasuk Haryo sendiri, hadir dalam acara peluncuran produk terbaru BMW Malaysia, BMW S1000R dan tour sirkuit Sepang.
Selama 10 hari di Malaysia, Haryo mengaku banyak mengambil pengalaman dan melihat perbadaan insfrastruktur yang dimiliki oleh Malaysia dan Indonesia.
“Secara garis besar, kalau soal tujuan pariwsata dan panorama alam Malaysia berada jauh dibawah Indonesia. Namun karena pengelolaan potensi wisata dan alamnya yang baik, mampu memberikan rasa nyaman untuk di kunjungi,” pungkas lelaki yang mengaku senang karena bisa mendapatkan teman baru yang memiliki minat dan hobi yang sama.
Mungkin ada pertanyaan bro? biar lebih detail bisa ditanyakan

GilaMotor, JAKARTA.- Aktif di forum-forum otomotif internasional dan juga hobi nulis di blog, membawa biker yang satu ini untuk menjajal aspal negeri Jiran selama 10 hari bersama 8 bikers lain asal Austria, Australia dan Italia.

Tepatnya awal Januari 2010 silam, dirinya menerima undangan dari lelaki bernama Sham, seorang editor sebuah majalah otomotif Malaysia untuk touring bersama di Malaysia. Aktivitas touring bersama bikers asing ini merupakan hasil gawean sang editor majalah yang juga memiliki perusahaan Event Organiser di negerinya.

“Setelah melakukan korespondensi sesaat setelah Sham melihat blog gw pada Desember 2009, akhirnya pada Januari 2010 gw dikirimin undangan resmi untuk touring di Malaysia bareng riders dari Austria, Australia dan Italia,” papar lelaki pemilik blog The Journey of Haryo Widodo ini.

Touring ini diadakan oleh KTM yang  bekerjasama dengan GIVI dan Dinas Pariwisata Malaysia. Dimana para undangan peserta touring ini adalah blogger dan editor majalah yang memiliki rubrik tentang touring.

Menurut lelaki bertubuh ramping ini, touring ini bertujuan untuk memberikan pandangan kepada para peserta tentang touring di Malaysia. Dan yang tak kalah penting, merupakan bagian dari usaha meningkatkan informasi tentang potensi wisata Malaysia.

Hari pertama dari bagian acara touring selama 10 hari, seluruh bikers diberikan kesempatan untuk memilih motor KTM yang akan digunakan selama 9 hari kedepan. Motor yang disediakan KTM diantaranya KTM Adventure, KTM 950 SMR dan KTM 690 Duke.

“Dari tiga varian motor yang disediakan, pilihan gw jatuh ke Duke 690. Pertimbangan gw karena cc nya yang tidak terlalu besar dan mudah untuk beradaptasi,” jelas lelaki yang kini disibukan dengan shooting program tv Take Me Out Indonesia.

Setelah pemilihan motor untuk touring, hari kedua para peserta diajak melakukan city ride keliling kota Kuala Lumpur mengunjungi lokasi-lokasi wisata. Namun pada hari kedua itu, perjalanan mereka tidak menggunakan motor KTM, tetapi dengan motor nasional Malaysia, Modenas.

“Tour keliling Kuala Lumpur hari kedua gak pake KTM tapi pake Modenas. Karena Modenas merupakan co-sponsor acara touring tersebut,” papar Haryo.

Menurut lelaki yang juga baru pertama kali touring dengan KTM di Malaysia ini, para peserta touring juga memberi masukan mengenai motor yang digunakan untuk city ride ini.

Selain keliling kota Kuala Lumpur, peserta touring juga diajak menjelajah ke kawasan pesisir pantai timur Malaysia, selama perjalanan mereka juga mengunjungi kawasan konservasi gajah dan rusa.

Dihari ketiga, perjalanan berlanjut ke sebuah danau bernama Kenyir, dimana dalam perjalanan ke danau tersebut dirinya bersama riders asing lain melintasi pantai timur malaysia, lalu mampir ke sebuah kota bernama Kuala Trengganu. Dimana kota tersebut memiliki Edutaintment Park Islam terbesar di Asia tenggara.

“Setelah perjalanan tiga hari, kami diberikan kesempatan berlibur seharian di Resort Danau Kenyir. Nah, dihari kelima baru perjalanan dilanjutkan kembali menuju propinsi asal Raja Malaysia, Klantan. Serta lanjut mengunjungi beberapa klenteng di Thailand yang berjarak sekitar 10 km dari perbatasan,” cerita Haryo Widodo.

Di propinsi ini pada hari keenam, dirinya sempat menikmati bagaimana rasanya tinggal di rumah tradisional Malaysia. Dan sehari setelahnya, rombongan kembali ke Kuala Lumpur melewati propinsi perak dan melawati jalur yang mampu memompa adrenalin untuk merasakan sensasi touring sesungguhnya.

Dihari berikutnya, peserta diberikan kesempatan untuk mengunjungi pabrik GIVI dengan tuor guide nya merupakan Direktur Utama GIVI Malaysia.

Sehari sebelum hari terakhir perjalan para bikers, dirinya mendapat kesempatan untuk mengunjungi kota pemerintahan Malaysia, Putra Jaya. Dan pada hari terakhir, para bikers manca negara termasuk Haryo sendiri, hadir dalam acara peluncuran produk terbaru BMW Malaysia, BMW S1000R dan tour sirkuit Sepang.

Selama 10 hari di Malaysia, Haryo mengaku banyak mengambil pengalaman dan melihat perbadaan insfrastruktur yang dimiliki oleh Malaysia dan Indonesia.

“Secara garis besar, kalau soal tujuan pariwsata dan panorama alam Malaysia berada jauh dibawah Indonesia. Namun karena pengelolaan potensi wisata dan alamnya yang baik, mampu memberikan rasa nyaman untuk di kunjungi,” pungkas lelaki yang mengaku senang karena bisa mendapatkan teman baru yang memiliki minat dan hobi yang sama.

Penulis/Foto : Jay/Haryo Widodo

8 COMMENTS

  1. asalamualaikum,,,salam hangat,,,buat gil motor…aq mau bertanya,,,,gimana she,,biar motor tarikan nya kenceng,,,aq pakek motor juviter z tahun 2004,,,jarak tahun nya ke 2010,,kan lama,,jadi semakin hari motor ku gk ada tarikan lg,,,,gimana solusi nya,,,biar motor ku enak dipakai….

  2. Bwt bro Agung Hirohisa Shedehara :
    Lu mo lari brapa?klo standarny Jupi kan dah narik bgt.Gw aj pke Jupiter yg 102cc bli bkas thn 2003 msh bs top speed 110-120km/j,kondisi standar abis lho.Yg penting Mesin rajin servis,laher2 roda n rantai rutin dlumasin,djamin lancar tanpa hambatan.

  3. brader haryo tu orangnya asik kalo udah kenal deket.. berbagai macam elmu tentang dunia permotoran bisa diserap dari beliau yang kebetulan juga temen ngupi bareng di warung roti bakar Kang Erwin bulungan