Berita

Wednesday, 18/01/12 | 07:10 WIB

Ganti Oli Transmisi Matik Biar Gearbox Jadi Lebih Awet

GILAMOTOR.com. – Penggunaan yang simple, mudah, nyaman dan menyenangkan khususnya di wilayah perkotaan yang cendrung padat, membuat populasi skuter otomatik atau skutik terus meningkat. Bahkan keberadaannya kini telah mengalahkan motor bebek yang telah puluhan tahun malang melintang di dunia permotoran tanah air.

Tapi sayangnya, kepemilikan skutik tak diberangi dengan pemahaman yang menadai tentang bagaimana merawat dan memperlakukan motor tanpa tuas transmisi ini. Masih banyak penggunanya yang belum paham dengan perawatannya selain servis rutin. Contoh kecil mengganti oli gearbox.

Layaknya motor lainnya, motor matik juga punya gearbox walaupun enggak serumit motor manual. Nah bagian ini tentunya membutuhkan perawatan dengan cara mengganti oli transmisi secara berkala.

“Hal ini supaya kinerja tetap maksimal dan enggak menimbulkan suara mengganggu,” terang Banu Pudyianto, kepala mekanik Honda Adira Motor Cisalak, Depok. Umumnya masalah awal yang timbul jika tak memperhatikan oli transmisi, akan timbul bunyi kasar dalam bak transmisi. Hal tersebut terjadi karena gesekan antar gigi transmisi yang sudah minim pelumasan. Jika dibiarkan akan terjadi keausan di bagian tersebut.

Yang jadi pertanyaan, kapan kah waktu yang tepat untuk mengganti oli transmisi? Untuk penggantian oli transmisi, ukuran jarak tempuh yang dijadikan patokan jika sudah menempuh jarak 20.000 km, maka itulah saatnya oli transmisi harus diganti.

Bagi pemilik skutik, tak selalu harus membawa skuternya ke bengkel hanya untuk mengganti oli transmisi. Bisa kok melakukannya sendiri tanpa harus membuang waktu pergi ke bengkel. Sebagai contoh, kita lakukan penggantian oli transmisi pada Honda Vario. Lantas bagaimana dengan skutik lainnya?

Tenang, nggak perlu khawatir. Karena untuk semua motor matik hampir sama cara pengerjaannya. Alat-alat yang harus disiapkan kunci ring 12, selang aquarium, mangkuk untuk menampung oli bekas dan tentunya oli transmisi baru yang dapat diperoleh seharga Rp 11 sampai 15ribu.

“Khusus untuk motor matik keluaran Honda, posisi baut dan cara pengerjaannya sama,” tutur Banu lagi.

Oke, yuk kita intip langsung caranya..

Pertama, lepas baut pembuangan yang dilengkapi O-ring dengan kunci 12 [gbr.1]. Sambil menunggu oli keluar semua, lepas juga baut untuk pengisian oli transmisi yang baru [gbr.2]. Untuk lebih memaksimalkan oli lama dalam bak transmisi keluar semua, putar perlahan roda belakang.

Setelah oli lama sudah keluar semua, pasang baut lubang pembuangan dengan cara kebalikan langkah sebelumnya. Nah, lanjut dengan memasukkan oli transmisi baru dengan menggunakan selang akuarium yang sudah dipersiapkan tadi untuk mempermudah [gbr.3]. Pastikan olinya masuk semua ya.

Terakhir, tinggal pasang kembali baut masuk oli dengan cara kebalikan saat membongkar. Beres deh, gearbox jadi lebih terawat dan awet pastinya.

Gojay
Gojay

Komentari

Berita lainnya

Terbaru