Berita

Monday, 4/03/13 | 19:30 WIB

Pembalap Juga Perlu Ikut Pelatihan Safety Riding

GILAMOTOR.com – Kalau masalah balapan di lintasan, para pembalap itu memang jagonya. Tapi kalau riding di jalan raya, boleh taruhan deh mereka nggak jago-jago banget. soalnya di jalan raya mereka akan diharapkan oleh 1001 kemungkinan pergerakan yang cendrung mengundang bahaya. Masalah safety riding juga begitu. Banyak juga para pembalap yang jago balapan tapi kurang paham masalah safety riding di jalan raya. Makanya, pelatihan safety riding itu perlu digalakkan untuk meningkatkan kesadaran para pengendara tentang keselamatan berkendara. Macam yang dilakukan Yamaha ini.

Selain harus jadi juara, para pembalap Yamaha juga didapuk jadi duta safety riding. Mereka dibekali teori dan praktek safety riding yang benar saat Yamaha Rider Gathering di kawasan Bukit Sentul City dan sirkuit Sentul Karting awal Maret kemarin.

Pembalap yang menjadi ikon panutan publik karena skill balapnya di sirkuit, menjadi contoh yang berpengaruh besar dalam praktek safety riding. Makanya mereka mendapatkan pelajaran teori dan praktek dari Yamaha Riding Academy (YRA) dengan melibaktkan pakar safety riding dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC). ”Kali ini adalah pengenalan awal dan akan berlanjut lagi. Rider Yamaha menjadi contoh dan duta safety riding. Saat race bisa habis-habisan membalap, tapi di luar perilaku tetap safety riding. Tahun ini Yamaha akan lebih konsisten lagi untuk edukasi safety riding. Dan para pembalap ambil bagian pula dalam aktivitas-aktivitas promosi sebagai duta safety riding,” jelas Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.

M.Zaki, pembalap Yamaha yang musim ini tampil di Kejurnas Supersport 600 cc, bertambah ilmunya soal teknik safety riding di jalan umum. ”Dari sebelumnya yang tidak saya ketahui, sekarang jadi tahu. Tekniknya bersifat umum tapi ada yang bisa diaplikasikan ke balap khususnya soal crash. Saya siap menjadi duta safety riding Yamaha dan berusaha memberikan contoh yang baik buat masyarakat,” tutur Zaki.

Seperti murid-murid yang belajar di kelas, pembalap-pembalap kebanggaan Yamaha diberikan teori safety riding. ”Teori yang mereka dapatkan adalah tentang soft skill safety riding. Juga dengan praktek agar mereka mengetahui cara berkendara yang benar, aman dan nyaman. Yamaha Riding Academy (YRA) mengajarkan para rider menjadi duta safety riding,” ungkap Andri Kanasyaputra, instruktur safety riding YRA.

Pengetahuan soft skill yang diberikan meliputi manajemen resiko, persepsi bahaya, persepsi adanya reaksi dan blind spot (faktor-faktor pemicu kecelakaan). Dan 6 modul praktek dijalankan pra rider di trek Sentul mengendarai Soul GT, Jupiter Z1 dan New V-Ixion. Praktek mencakup riding posture ; balancing (lintasan, speed/pergerakan, sitting posture) ; braking yang dijabarkan dengan modul praktikal yaitu swerves (zigzag/berkelok) dan cornering ; ascending dan descending yang lebih kepada sitting posture karena posisi tidak boleh statis – harus adjustable kiri, kanan, depan, belakang ; balancing board untuk mengatur 3 elemen keseimbangan yang meliputi saat di lintasan, balancing dan sitting posture ; speed trap dan adverse road (jalan rusak).

Gojay

Komentari


*

500 | |

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Berita lainnya

Terbaru