52
6059

Test Ride Honda Verza 150 Oleh Komunitas GilaMotor, Harganya Menipu

GILAMOTOR.com – Ungkapan “ada uang ada barang” alias barang bagus pasti harganya mahal ada benarnya. Tapi bukan berarti harga murah yang dibandrol Honda Verza 150 bikin motor sport ini terkesan murahan.

Buktinya, meski dibandrol dengan harga Rp 16.050.000 sampai Rp 16.900.000 on the road Jakarta, Verza punya fitur yang nggak kalah dengan motor sport 150cc berbandrol sedikit lebih mahal. Salah satunya adalah teknologi PGM-FI yang bikin mesin lebih ramah lingkungan, hemat bahan bakar dan tentu saja tarikan jadi lebih baik.

Honda menyebut konsep desain Versa dengan “Modern Stylish and Masculine” yang tergambar dari bentuk tangki yang gagah dan macho. Lihat ke depannya lagi ada lampu utama yang mirip punya CB150R StreetFire yang keren. Terus speedometernya sudah digital meski instrumennya nggak selengkap di CB150R. Shroud sporty dan knalpot mirip punya New MegaPro.

Dengan kata lain, Honda berusaha membantu masyarakat untuk mewujudkan impiannya punya motor sport yang keren, tangguh, nyaman dan hemat bahan bakar tapi bisa dibeli dengan harga yang sangat terjangkau.

Hal itu terbukti dari sesi tes Honda Verza 150. Kebetulan PT Astra Honda Motor (AHM) produsen motor Honda di Indonesia meminjamkan dua unit motor sport 150cc, salah satunya adalah Honda Verza 150. Bersama komunitas Gilamotor, Verza dites dari uji jalan, konsumsi bbm hingga tes di Sirkuit Sentul Kecil.

Sekarang kita akan bahas hasil uji jalan raya menurut Gilmoters yang sudah mencobanya. Ternyata, hasilnya mengejutkan. Boleh dibilang, harga Verza ‘menipu’. Meski murah, tapi rasa tak kalah dengan motor sport sekelas yang dijual lebih mahal.

Pengetesan sendiri dilakukan di Jakarta dan Bogor. Dua kota yang punya karakter jalan raya sama. Sama-sama macet dan banyak lubangnya. “Secara keseluruhan, desain Verza lumayan oke. Nggak terlalu keliatan harganya murah,” kata Dwi Djoko yang dapat kesempatan pertama jajal Verza di Bogor. “Handling dan posisi berkendara Verza jauh lebih nyaman dibanding motor sport sekelas. Bahkan digeber di kecepatan tinggi (80-100 kpj) saat hujan di kawasan Bukit Pelangi, Sentul, Verza tetap stabil dan ban tidak licin.”

“Kalau karakter mesinnya, Verza labih cocok untuk perkotaan yang macet. Akselerasi saat stop and go nggak mengecewakan, meski agak sedikit bikin geregetan di putaran atasnya,” tambahnya.

Harga memang relatif lebih murah dibanding motor sport kelas 150cc lainnya, tapi mesin Verza sudah pakai teknologi PGM-FI yang bikin mesin sedikit lebih bertenaga dan irit. Honda menjelaskan kalau mesin 150cc, 4 langkah, SOHC, silinder tunggal dengan 5 percepatan punya luaran tenaga sampai 13.2 dk pada 8.500 rpm dan torsi 12.7 Nm pada 6000 rpm. Dari karakter mesin dengan torsi yang lumayan gede, jelas bikin Verza mantep dikendarai di jalur perkotaan yang karakter stop en go nya sangat kental. Malah kadang-kadang stopnya lama dan go nya sebentar. Macet cuyy..

Meski kalah pamor dari CB150R StreetFire yang punya tampang lebih okeh, banyak juga yang lebih memilih Verza sebagai tunggangan harian. “Handling nyaman, akselerasi oke. Cocok  buat harian,” ucap Fajar, Gilmoters asal Bogor. “Kalau disuruh beli Verza apa CB150R, saya lebih milih Verza 150. Harga jauh lebih murah tapi akselerasi dan kenyamanannya nggak kalah,” yakinnya.

Posisi berkendara yang ergonomi ditopang dengan sudut kemudi yang lebar, bikin Honda Verza maknyuss dikendarai di perkotaan. Meski dimikian, Verza bukan cuma nyaman dikendarai di perkotaan saja, untuk perjalanan jauh pun tidak bikin tubuh merasa lelah berlebih. Buktinya, setelah melibas perjalanan dari Jakarta menuju Bogor dengan lama berkendara sekitar 2 jam, pinggang dan punggung tidak terasa pegal. “Hanya sedikit lelah. Wajar lahh, dua jam non stop riding dari Jakarta ke Bogor dan sedikit belusukan di kota yang banyak angkotnya, tentunya menguras energi,” kata Yudi Prasetio, Gilmoter Depok.

Bicara masalah kenyamanan, Verza 150 mengadopsi sistem suspensi ganda yang kuat dan tangguh (heavy duty twin suspension) untuk menunjang beban optimal sebagai kendaraan sehari-hari, baik pribadi, bersama yayank maupun untuk keperluan usaha dalam berbagai kondisi jalan.

Segitu aja dulu catatan hasil tes jalan raya Honda Verza. Untuk hasil tes di Sirkuit Sentul Bogor dan Konsumsi bbm nya, tungguin yahh.. (Test Konsumsi BBM http://www.gilamotor.com/2013/05/tes-konsumsi-bensin-honda-verza-150-tembus-67-4-km-per-liter/)

52 COMMENTS