1
969

Mizzle Raih Sertifikat JIS

GILAMOTOR.com, Jakarta. – Dalam memenuhi tuntutan globalisasi industri ban motor yang semakin berkembang, PT. Banteng Pratama Rubber selaku produsen ban motor Mizzle, terus berusaha meningkatkan kualitas produknya untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Di tahun 2012, Mizzle  berhasil mendapatkan sebuah pengakuan dengan diperoleh sertifikat JIS (Japanese Industrial Standards). Sebuah standarisasi mutu yang tinggi dan ketat dari asosiasi industri di Jepang.

Mizzle menjelaskan, tidak mudah untuk sebuah produk mendapat sertifikat JIS ini, namun dengan kualitas dan mutu yang sangat baik dari ban Mizzle, maka di tahun ini Mizzle berhasil melengkapi sertifikatnya dengan sertifikat JIS.

Ada tambahan pengetesan yang dilakukan untuk mendapat standar sertifikat mutu JIS, yaitu Centrifugal Growth Test.

Centrifugal Growth Test adalah tes untuk mengetahui perubahan dimensi ban pada saat kecepatan tinggi sesuai dengan speed index.

“Di sisi lain, sertifikat JIS adalah standart mutu di Jepang, dan untuk industri otomotif, Jepang merupakan salah satu leader di dunia. Dengan kata lain, adanya sertifikat JIS ini ban Mizzle dapat dikatakan ban yang sudah mempunyai kualitas yang sangat bagus dan baik,” tutur Ronald Suherman Advertising and Promotion Manager PT. Banteng Pratama Rubber.

Dikatakan Ronald, sertifikat JIS ini melengkapi beberapa sertifikat mutu yang sudah didapat oleh Mizzle sebelumnya, seperti : SNI (Stadarisasi Nasional Indonesia), TUV Certificate (ISO 9002), DOT (Department of Transportation, USA) E-mark / E4 (European Standard).

“Lengkap sudah sertifikat dan standarisasi mutu yang didapat oleh Mizzle. Dengan adanya semua sertifikat pengakuan mutu tersebut, maka ban Mizzle sudah dapat memenuhi semua standarisasi mutu di seluruh belahan dunia. Ban Mizzle tidak kalah mutunya dan dapat bersaing dengan produk dari luar negeri, bahkan ban Mizzle juga sudah di-eksport,” tegas Ronald.

Penulis | Foto : @Jayadi72

1 COMMENT

  1. Reporters tried to interview the Ying Ying, but all immersed in the new joy in the hope to keep some personal space, did not accept interview