0
811

Jelang Catalunya, Lorenzo: Di Mugello, Kami Belum Di Level Terbaik

GILAMOTOR.com – Sejauh ini, Marc Marquez belum terkalahkan. Tapi duo riders Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yakin kalau Yamaha bisa mengubah keadaan setelah mereka bisa memperbaiki kelemahan terbesar pada M1.

Valentino Rossi mengakui kalau pekerjaan yang harus diselesaikan adalah pengereman. Dengan pengereman lebih baik dan masuk tikungan bisa lebih cepat, pembalap Italia itu yakin bisa mengimbangi Marquez.

Selain masalah rem, Jorge Lorenzo juga punya permintaan perbaikan pada sektor kopling M1. Bahkan permintaan itu sudah diajukan Lorenzo sebelum Rossi kembali ke Yamaha pada 2013. Lorenzo meminta Yamaha bisa membuat mesin M1 bekerja sempurna saat downshift meski tanpa kopling.

“Dua tahun lalu aku mulai meminta Yamaha untuk berusaha bekerja pada downshift tanpa menggunakan kopling, karena Honda seperti itu, dan beberapa pabrikan juga sudah seperti itu,” ucap Lorenzo. “Yamaha bekerja sangat keras, tapi di awal musim ini bahkan setelah aku memintanya, itu malah lebih buruk buat ku daripada sistem kopling normal,” aku Lorenzo.

“Malah Rossi yang lebih baik dari aku di awal musim, dan sedikit demi sedikit aku mulai mengubah beberapa posisi pedal agar aku lebih nyaman. Aku bisa lebih baik, dan khususnya di balapan terakhir. Kami telah meningkatkan elektronik yang membantu menghentikan motor. Dan sekarang kami juga punya cakram rem lebih besar.”

“Ini tiga hal yang membuat Yamaha lebih baik di pengereman, tapi aku pikir masih belum pada potensi terbaiknya.”

Dikatakan banyak orang, Yamaha sudah berada di kondisi terbaiknya saat balapan di Mogello. Tapi Lorenzo menampik hal itu. Menurut pembalap Spanyol itu, mereka masih menyisakan beberapa hal yang masih bisa dikembangkan.

“Aku rasa kami belum pada level terbaik kami. Orang-orang bilang, di Mugello kami tiba di level terbaik tapi aku rasa kami masih punya beberapa hal untuk ditingkatkan.”

Lorenzo yakin kalau Yamaha bisa lebih baik dibanding saat balapan di Mugello akhir pekan kemarin.