Photo : AGV
0
3690

Teknologi Revolusioner AGV Selamatkan Rossi dari Maut

GILAMOTOR.com – Valentino Rossi tidak mengalami cidera serius pasca insiden di MotOGP Aragon, Spanyol beberapa waktu lalu. Helm AGV Pista GV yang dipakainya mampu melindungi kepala dari benturan keras dan menghindarkannya dari kecelakaan fatal.

Beberapa waktu lalu, pihak produsen helm merilis foto-foto AGV Pista GP setelah MotoGP Aragon dilangsungkan. Kondisi helm yang digunakan Rossi saat kecelakaan cukup parah, terutama pada sisi kanan dan belakang. Itu merupakan dampak high side yang dialaminya setelah keluar lintasan di tikungan ke 7.

Nggak sampai disitu, Rossi bahkan sempat berguling beberapa kali sejauh 64,5 m dari trek. Puncaknya, ban belakang motor YZR-M1 sampai menghantam kepalanya dan membuat rider Italia ini sempat hilang kesadaran.

Beruntung, hasil CT scan yang dilakukan pada Rossi tidak menimbulkan indikasi cidera di bagian kepala. Rossi harus berterima kasih kepada AGV karena telah mendesain pelindung terbaik. Meski terdapat kerusakan di bagian luar, tapi AGV Pista GP miliknya itu tidak mengalami kerusakan struktur.

Teknologi yang disematkan AGV mampu meredam energi benturan sehingga Rossi terhindar dari luka trauma. Pengujian yang sempat dilakukan SHARP (Safety Helmet Assessment and Review Program) terhadap AGV Pista GP, menempatkannya di urutan teratas dari 331 helm di seluruh dunia yang sudah mereka uji.

AGV menciptakan standar ekstrim pada sebuah helm saat membuat helm untuk maestro MotoGp Valentino Rossi. AGV punya cara yang berbeda dibanding produsen yang lain.

Jika helm lain dibuat dari part terluar, maka AGV membuatnya dari bagian dalam. Cara ini memungkinkan bentuk pading dan EPS sesuai dengan bentuk kepala dan wajah pemakainya. Ini membuat pemakai tetap aman. Dan, dari segi keamanan akan lebih baik dibanding cara konvensional.

Langkah ini juga menentukan besar cangkang luar agar sesuai dan proposional untuk mendapatkan perlindungan terbaik. Dengan kontak maksimum antara kepala pengguna dan lapisan pelindung, maka energi yang terserap maksimum sehingga energi dari benturan tidak langsung mengenai tengkorak kepala.