Photo : Crashnet
0
718

Honda Tak Harap Marquez Ulang Dominasi, Yamaha Manfaatkan Momentum

GILAMOTOR.com – MotoGP musim 2015 hanya tinggal menunggu waktu. Dalam waktu dekat, para pebalap MotoGP akan terbang ke Sepang, Malaysia, untuk melewati sesi tes pra musim 2015.

Musim lalu, Honda sukses jadi tim terbaik melalui pebalap mudanya Marc Marquez. Pebalap asal Spanyol itu mencatatkan 10 kemenangan beruntun di awal musim dan puncaknya rekor 13 kemenangan dari 18 balapan.

Tim Honda tak berharap Marquez akan mengulang dominasinya di musim 2015, tapi Honda berharap tim nya bisa bertarung lebih dekat dengan Yamaha.

Diakui boss tim Honda Livio Suppo, mereka sangat beruntung menemukan pengganti Casey Stoner dengan cepat. Namun diakui pula, bahwa Marquez akan sulit mengulang apa yang telah dia lakukan di musim lalu.

“Marquez akan sulit mengulangnya,” ucap Suppo. “10 kemenangan dari 10 seri awal itu sangat-sangat sulit luar biasa,” cetus Suppo.

“Kami sangat beruntung setelah kehilangan Casey dan langsung menemukan pebalap bertalenta super seperti ini,” tegas Suppo.

Suppo mengakui kalau Yamaha mulai terlihat bangkit di akhir musim 2014 – ketika Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo menang 4 balapan dari 6 seri tersisa. Terlihat seperti mempersiapkan kekuatan untuk musim depan.

“Meski musim ini bersama Marquez terlihat mudah, kami tahu bahwa level kompetisi sangat tinggi.”

Dijelaskan Suppo, bagaimana paruh kedua musim itu berlalu dengan sangat ketat dimana Jorge Lorenzo bekerja sangat bagus. Juga Valentino Rossi yang telah melakukan pekerjaan sangat luarbiasa.

Memanfaatkan momentum itu, bos tim Yamaha Lin Jarvis merasa kalau squad mereka akan mampu bertarung dengan Marquez di musim 2015.

“Yang harus kami lakukan adalah menjaga momentum itu, karena Anda akan sulit mendapatkannya,” kata Jarvis.

“Saat Anda menemukan orang sekuat Marquez, Anda harus melakukannya sejang awal tes, awal musim. Menurutku musim ini akan jadi sangat luarbiasa, dan semoga akan ada warna biru [Yamaha] di atas [podium] sampai akhir,” pungkas Jarvis.