Photo: GIlamotor.com/Ary
4
2624

Tekanan Angin Ban tidak Ideal, Banyak Resikonya!

GILAMOTOR.com – Melakukan pengecekan tekanan angin ban wajib hukumnya. Jika tidak ideal, maka akan berpengaruh terhadap kenyamanan bahkan keselamatan pengendaranya.

Dari Laporan Mudik Kita yang dilakoni GILAMOTOR.com, mayoritas jalur pemudik di Utara dan Selatan kondisinya sudah baik. Namun, tidak sedikit pula tambalan yang membuat jalan menjadi tidak rata.

Jika sudah begini, maka sektor kaki-kaki menjadi bagian paling penting untuk diperhatikan. Hal termudah adalah tekanan angin ban. “Tekanannya harus sesuai standar (depan: 28-30 psi/ dan belakang: 30-32 psi),” buka Ramdan Juharis, Service Advisor JG Cianjur, Jawa Barat.

Ramdan mengatakan, jika tekanannya tidak ideal maka dampaknya akan lebih banyak lagi. “Kalau kurang (tekanan angin), velg bisa pengok. Kalau terlalu keras akan mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan,” ujarnya.

“Jika sudah begitu, lama-kelamaan akan mempengaruhi umur dari komponen lainnya,” tambah Ramdan lagi.

Untuk itu, periksalah tekanan angin ban secara rutin ketika melakukan perjalanan atau balik mudik. Anda bisa memanfaatkan pos jaga mudik yang tersedia di sepanjang jalur pemudik.

Tips ini didukung oleh ENERVON-C.

4 COMMENTS