Photo: Yamaha MotoGP
1
937

Valentino Rossi: Marquez Telah Menang

GILAMOTOR.com – Akhir pekan kemarin jadi hari luar biasa, memanasnya suhu persaingan antara Lorenzo dan Rossi menjadi juara dunia MotoGP 2015 melibatkan pebalap lain. Seri Sepang jadi puncak persaingan di dalam dan di luar trek.

Valentino Rossi mengaku sangat kecewa atas sanksi 3 poin yang memaksanya start dari grid belakang di seri penutup musim 2015 di Valencia.

Rossi juga menyatakan bahwa Marquez yang memutuskan kejuaraan dan membuatnya kehilangan kejuaraan itu. Ia merasa sanksi 3 poin itu terlalu berat untuk bertarung melawat rekan satu timnya Jorge Lorenzo di seri terakhir musim 2015.

“Aku tak tahu apakah Aku telah kehilangan kejuaraan, tapi sekarang akan sangat sulit,” ucap Rossi seperti dikuti Crash.net.

Di mata pebalap lain dan wartawan, Rossi beruntung terhindar dari hukuman lebih berat seperti ride-through atau black flag. Tapi kenyataan lain dari masalah ini adalah peluang Rossi merebut gelar juara dunia semakin sempit.

Valencia akan jadi seri penutup terberat bagi Rossi. Seperti mimpi buruk bagi pebalap Italia itu, harus memulai balapan dari grid belakang sementara poinnya hanya terpaut 7 poin dari pesaing terdekatnya, Jorge Lorenzo. Apalagi menurut catatan sirkuit Valencia, Lorenzo dua kali meraih kemenangan di sirkuit itu sementara sejak tahun 2004 Rossi tak pernah menang.

“Aku pikir penalti itu terlalu berat. Satu poin di Misano karena Aku melakukan kesalahan pada Lorenzo di kualifikasi dan aku tak penarnah mengambil poin penalti itu karena biasanya Aku balapan dengan baik. Aku melakukan kesalahan dan bagi ku ini cukup berat.”

Sebelumnya Rossi sempat melontarkan pernyataan yang cukup mengejutkan, “Untuk ini, aku sangat kecewa dengan penalti 3 poin. Dia [Marquez] telah menang. Dia memutuskan kejuaraan dan dia membuat saya kehilangan kejuaraan. Aku pikir dia sangat senang,” ucap Rossi.

Bicara kaitan antara komentarnya di jumpa wartawaan dengan aksi Marquez yang seolah mempertegas pernyataan Rossi bahwa Marquez membantu Lorenzo, Rossi tak menyesalinya. Karena ada kemungkinan reaksi Marquez di Sepang adalah buntut dari provokasi ucapan Rossi.

“Sejak hari Kamis aku tak menyesal, tapi tentunya itu sungguh membuat Marquez menjadi lebih grogi dan lebih marah; Aku membuatnya bereaksi di cara yang buruk. Tapi apa yang bisa kita lakukan? Jika Aku tak mengatakan apa-apa, Aku pikir ia akan melakukan hal yang kurang-lebih sama.”

“Aku pikir jika Anda mengakatan yang benar, itu akan membuatnya sedikit berfikir – tapi reaksinya adalah sebaliknya.”

“Mungkin ia lebih menyukai Jorge. Tapi sekarang, di kemudian hari aku akan menghindari dia.”

1 COMMENT