Photo: Gilamotor.com/Ary
0
3333

Selain Desain, AHM Klaim Tingkatkan Performa All New Honda CBR150R

GILAMOTOR.com – Menjawab keinginan konsumen. Begitulah jawaban PT Astra Honda Motor (AHM) saat meluncurkan All New Honda CBR150R. Dengan ubahan yang signifikan, AHM yakin produk ini bisa memperkuat posisi Honda khususnya dikelas sport Tanah Air.

Data penjualan yang dilansir PT AHM, penjualan CBR150R di 2015 mencapai 69.420 ribu unit. Naik 241% dari tahun sebelumnya (2014) yang hanya 20.355 unit. Apakah PT AHM yakin dagangannya ini akan terus terdongkrak tahun ini?

Tak sekedar menyuguhkan wajah baru pada All New CBR150R, PT AHM juga ingin menjawab keinginan lain dari pengguna motor sport pada umumnya.

“Konsep motor sport tidak hanya maksimum speed. Tapi, juga akselerasi, manuver. Makanya kita sebut (konsep All New CBR150R) ini dengan total control,” buka Margono Tanuwijaya, Marketing Director PT AHM, di Sentul International Karting & Motorcycle Circuit, Bogor, Jawa Barat, Kamis (18/2/2016).

Bicara tentang ubahan, Margono menyebut All New CBR150R sangat signifikan. “Makanya dilakukan perbaikan pada motor ini. Mulai dari desain lebih racing (tajam2) juga bentuk yang lebih nyaman untuk riding position, perbaikan di sasis dan engine,” paparnya.

All New Honda CBR150R disebut mengalami ubahan di beberapa sektor. Mulai dari desain ramping yang aerodinamis, Truss Diamond Frame yang diperkuat aluminium angine hanger untuk menunjang kestabilan saat dikendarai.

Hal tersebut nyatanya diikuti dengan pengembangan mesin dimana jantung pacu DOHC 150cc-nya diseting khusus. Meski sama-sama menghasilkan tenaga 12,6 kW, All New CBR150R versi 2016 mampu menggapainya di putaran mesin 9.000 rpm. Sementara CBR150R edisi lawas menempuhnya di 10.500 rpm.

Pun begitu dengan torsi dimana versi anyar punya kemampuan 13,7 Nm di 7.000 rpm. Sedangkan CBR150R sebelumnya hanya 13,0 pada 7.500 rpm. Terlihat, All New CBR150R lebih responsif lantaran juga karena bobotnya lerbih ringan 8 kg dari sebelumnya.

“Kita ingin memberikan sesuatu yang lebih lagi karena keputusan kita mengeluarkan produk juga berdasarkan tren dan keinginan konsumen,” tutup Margono.