Photo: Yamaha Racing
7
8157

Lorenzo Sempat Perhatikan Performa Maverick Sebelum Balapan

GILAMOTOR.com – Pemilihan ban dalam setiap seri MotoGP jadi salah satu faktor penting untuk meraih kemenangan. Daya ‘gigit’ ban di lintasan dan durabilitasnya sangat memengaruhi performa motor.

Keputusan yang diambil Jorge Lorenzo untuk memilih ban belakang dengan kompon soft di akhir waktu sebelum balapan pun dianggap jadi salah satu kunci keberhasilan pebalap Movistar Yamaha itu meraih podium tertinggi.

Ban belakang dari Michelin dengan kompon soft diakui Lorenzo mampu membuatnya mempertahankan kecepatannya, meski awalnya keputusan itu dianggap berjudi dengan . Pasalnya, saat sesi warm up, ia mengaku kalau tak begitu cepat dan mengalami beberapa masalah untuk mempertahankan kecepatannya.

Awalnya jelas menimbulkan kekhawatiran karena ban kompon soft biasanya akan menurun performanya di akhir-akhir balapan. Namun Lorenzo mengakui bahwa dengan ban jenis itu ia bisa melakukan late braking dan membuka gas lebih cepat.

“Melihat Maverick [Vinales] yang memilih ban soft dan lebih cepat, membuat saya bertanya ban mana yang harus saya pilih,” ujar Lorenzo seperti dikutiop Motorsport.com.

“Akhirnya aku memutuskan untuk balapan dengan ban soft kompon. Biasanya performa ban soft akan memburuk di akhir balapan, tapi justru sebaliknya, malah lebih baik,” aku Lorenzo.

Meski demikian, bukan berarti Lorenzo tak mengalami masalah sama sekali dengan kompon ban yang ia pilih. Motornya sering sliding khususnya di awal-awal balapan. Tapi kembali lagi, ia diuntungkan dengan performa ban untuk melakukan late braking dan membuka throttle lebih cepat setelah keluar tikungan. Lorenzo mengaku performa bannya semakin membaik setelah beberapa lap balapan.

Juara dunia MotoGP 2015 itu pun berhasil mengamankan podium pertama dengan selisih jarak lebih dari 0.2 detik dari Andrea Dovizioso yang berhasil membawa Ducati ke podium dua MotoGP Qatar.

25 poin di seri pembuka jadi modal bagus bagi Jorge Lorenzo untuk mempertahankan dan menambah gelar juara dunianya.

7 COMMENTS