5
1083

SSFC Pengda Depok Sosialisasikan Resiko Pengendara di Bawah Umur dan Nomor Darurat 119

GilaMotor.com – Sabtu (25/11), Suzuki Satria F150 Club Pengda Depok menggelar acara bertajuk “Bahaya Berkendara Dibawah Umur dan Sosialisasi Layanan Gawat Darurat 119”. Acara yang digelar di Gedung Serba Guna Ayisiyah, Beji Timur, Depok ini merupakan buah kerjasama komunitas yang dibentuk pada 12 Desember 2004 ini dengan komunitas Perempuan Peduli Depok.

Dihadiri oleh kurang lebih 100 orang, ajang ini nggak hanya didatangi oleh kalangan bikers saja Gilmoters. Ada juga Gabungan Organisasi Wanita (GOW) PKK, KPPD, Majis Ta’lim kota Depok, acara ini juga mendapat atensi dari Lurah dan Camat Beji Timur loh Gilmoters.

Dalam sosialisasi yang bertujuan untuk meminimalisir resiko kecelakaan pada anak dibawah umur terutama di kota Depok, Bapak Ipda Purwanto selaku Kasubnit Dikyasa Satlantas Polres Depok dan Yogie Baskoro Murty dari Instruktur Safety Riding Suzuki & Jakarta Raditya Ambulan Service bertindak sebagai narasumber. Nggak hanya itu. Dalam kesempatan yang sama, mereka juga mensosialisasikan nomor darurat 119 yang telah aktif disediakan oleh pemerintah sebagai layanan pertolongan medis apabila terjadi kecelakaan atau kegawatan lain.

“Setelah sosialisasi ini selesai, saya berharap terutama kepada orang tua yang ada di Depok ini menjadi semakin peduli dalam mendidik anak-anaknya. Terutama dalam kebijakan memberi izin mereka untuk mengendarai kendaraan. Juga agar masyarakat semakin tahu bahwas pemerintah telah menyediakan nomor darurat 119 untuk pertolongan medis dan kegawatan lain yang belum diketahui banyak masyarakat,” tutur Herry selaku panitia.

Tidak hanya di kota maupun di desa, acap kali fenomena anak-anak di bawah umur mengendarai kendaraan membuat sebagian orang merasa miris. Di level emosi yang belum stabil dan skill yang belum teruji, membuat kebanyakan mereka menjadi penyumbang angka kecelakaan. Peran dan kebijakan orang tua yang sangatlah penting Gilmoters. Jika memang memiliki bakat di dunia roda dua, sudah banyak wadah untuk menyalurkannya. Bukan di jalan raya yang bisa menimbulkan kerugian bagi dirinya sendiri dan orang lain. Setuju nggak Gilmoters?

Teks.Foto / Fatim.Herry

5 COMMENTS