Foto : Istimewa
0
569

Seri 2 Indoclub Championship 2018 Jadi Sarana Belajar GRT

Gilamotor.com – Seri kedua Indoclub Championship 2018 menjadi ajang belajar dan mengali pengalaman baru bagi GI-JOE Racing Team (GRT) di arena sirkuit, GIlmoters. Pasalnya sebagai pendatang baru, tim balap motor yang dimikili oleh para Jurnalis yang tergabung dalam komunitas GSX-Indonesia Journalist Owner (GI-JOE) ini terus melakukan berbagai riset untuk selalu mencetak prestasi yang membanggakan.

(Baca Juga : Joki Muda GRT Siap Ngegas di Seri 2 Indoclub 2018)

Sirkuit Mijen di Semarang, Jawa Tengah, merupakan arena baru bagi tim GRT maupun tim balap lainnya. Pasalnya sirkuit ini baru dua kali digunakan untuk kejuaraan balap. Yang pertama kali adalah ajang Trial Game dan kedua Indoclub Championship 2018.

Foto : Istimewa

Dan seri dua Indoclub Championship 2018 menjadi ajang kejuaraan balap road race pertama yang menggunakan sirkuit ini. Sirkuit Mijen memiliki lintasan searah jarum jam dengan panjang 1.400 meter dan memiliki lebar bervariasi 11-14 meter serta 12 tikungan.

Sirkuit ini menjadi tantangan dan pengalaman tersendiri bagi GRT dalam pengembangan Suzuki GSX R-150 yang menjadi tunggangan pembalap GRT, Ainto Harry ‘Kriwil’ Budiawan.

Foto : Istimewa

“Sirkuit ini lebih banyak mengandalkan kecepatan, layout sirkuit banyak tikungan rolling speed dan hanya dua tikungan U. Jadi meski trek lebih panjang dari sentul kecil, waktu yang bisa dicatatkan untuk membuat satu putaran lebih singkat. Untuk pengguna motor sport, sirkuit ini tidak terlalu menguras fisik,” terang Kriwil usai sesi latihan bebas.

Meski mengalami kendala sistem kelistrikan pada tungganganya, saat race berlangsung pembalap yang juga berprofesi sebagai jurnalis medco.id terus berupaya mencoba mengejar lawan-lawannya yang berada di depan.

Foto : Istimewa

“Optimisme tinggi untuk raih podium juara usai jalani latihan bebas pada hari Jumat di sirkuit Mijen, Semarang berbanding terbalik pada race day. Kendala electrical yang dialami sejak Sabtu, jadi penghambat untuk dapat hasil maksimal. Diduga ECU error sehingga putaran mesin tak maksimal. Semoga seri ketiga di Sirkuit Gerry Mang, Subang bisa menebus kegagalan di Semarang,” ucapnya. (okz)