Ilustrasi Komunitas Motor
0
482

Aturan Ganjil Genap Motor Membuat Komunitas Motor Resah

Gilamotor.com – Waduh – waduh saat ini pemerintah DKI Jakarta sedang mengkaji aturan ganjil genap untuk motor nih Gilmoters, jika mendapat penilaian bagus dan terbilang efektif untuk mengurangi kemacetan tentunya akan diterapkan deh.

Hal ini pastinya menuai pro dan kontra, seperti aturan ganjil genap pada mobil. Namun tentu nya kebutuhan ini untuk Jakarta agar tidak macet? apa iya motor penyebabnya. Lantas bagaimana transportasi umumnya.

(Baca juga: Motor Viar Indonesia Buka Peluang Bisnis Motor Listrik)

Saat Bang Gilmot coba menghubungi Gilmoters yang bergabung dalam club dan komunitas motor di wilayah Jakarta, tanggapan mereka cukup beragam.

“Sebagai komunitas sih kita akan ikut peraturan pemerintah, terutama bila hal ini menyangkut kepentingan bersama agar Jakarta lebih nyaman untuk dihuni seluruh masyarakat. Banyak dari anggota Royal Enfield Riders (RoRi) yang juga menikmati hadirnya transportasi umum yang fasilitas dan pelayanannya semakin baik,” ujar Josep Sinaga salah satu member RoRi.

Pendapat yang sama juga diutarakan oleh Wahyudi member Honda Mega Pro Club Indonesia yang menjabat sebagai Sekertaris HMPC Indonesia. “Sebagai komunitas motor mendukung, dikarenakan untuk kenyamanan perjalanan dengan jumlah kendaraan yang sangat meningkat kita support kebijakan pemerintah.” Katanya.

Namun keresahan aturan ganjil genap motor juga diutarakan terkait kendaraan roda dua dan transportasi ojol yang masih menjadi andalan saat ini Gilmoters.

“Waahh, kalo dari sudut pandang komunitas sih dengan adanya pembatasan lalu lintas ganjil genap motor mungkin tidak akan efektif, karena kegiatan masyarakat Jakarta lebih banyak menggunakan kendaraan roda dua yang dinilai efektif dalam hal waktu dan juga lebih efisien,” ujar bro Ming salah satu Founder NMax Riders Jakarta.

Ilustrasi komunitas motor di JL M.H Thamrin

Lebih lanjut bro Ming juga mengatakan dengan adanya aturan ganjil genap motor tentunya pengendara motor yang mencari nafkah akan terganggu, dan mungkin mereka akan mengambil opsi penambahan kendaraan dengan plat ganjil atau genap seperti pada mobil.

Josep yang juga rutin menggunakan transportasi online mengatakan jika tujuan dari peraturan ini agar Jakarta semakin tertib dari kemacetan dan mulai menikmati transportasi umum. Kita jelas mendukung, ini langkah baik agar tagline Jakarta Smart City bukan kaleng – kaleng Gilmoters.

“Indikator dari kota yang maju kan bukan orang yang tidak mampu bisa beli mobil, tapi orang mampu mau naik kendaraan umum. Nah konteks Jakarta, masyarakat masih cukup bergantung pada transportasi online roda dua. Imbasan dari peraturan, jelas paling besar ke pengendara online. Sudah adakah penelitian yang memang menunjukkan hasil bahwa hal ini perlu diterapkan, hingga ke pengendara roda dua.” Tanya Josep.

Tiga perwakilan komunitas sudah berpendapat nih. Kalau menurut Gilmoters yang melakukan aktifitas di Jakarta dengan melalui jalur ganjil genap motor bagaimana? setuju atau tidak, isi dikolom komentar ya.