Foto: Carmudi
0
501

Salah Kaprah Soal Modifikasi Berujung Bullying

Gilamotor.com – Mengubah tampilan sering kali dilakukan pengguna motor untuk mendongkrak gaya. Alih-alih menuai pujian, lantaran modif yang salah kaprah akhirnya malah dibully netizen Gilmoters.

Selain mendapat bully di media sosial ternyata beberapa modifikasi melanggar aturan lalu lintas, dan tentunya bisa merugikan diri sendiri dan orang lain Gilmoters. Supaya tidak salah kaprah dalam modifikasi berikut ciri cirinya:

(Baca juga: Sudah Memasuki Usia 5 Tahun, Motor Sport Wajib Cek Up)

Lampu Rem Kedip

Berawal dari balap F1 di 2012, akhirnya MotoGP memberlakukan lampu safety saat kondisi hujan alias wet race. Sayangnya sekarang banyak pengguna motor yang meniru dan menggunakan lampu kedip sebagai lampu rem sehingga menggangu pengendara lain yang ada dibelakang kendaraanya.

Mika Transparan

Foto: Bukalapak

Warna merah di mika lampu belakang diperuntukan bagi keamanan dan diatur pada konvensi Vienna Convention on Road Traffic tahun 1949. Nah, sekarang malah banyak yang mengganti mika merah jadi bening.  Alhasil pengendara dibelakang terganggu saat lampu menyala. Silau tauk!!!

Boks Motor

Foto: Gridoto

Penggunaan box motor tentunya menguntungkan pemilik untuk meletakan barang bawaan. Namun berubah jadi salah jika penggunaan box malah membahayakan diri sendiri dan orang lain. Terbukti dengan penggunaan boks yang berlebihan, semisal di motor ada 7 boks dan side boks yang terpasang.

Ban Cacing

Foto:Kobayasyoga

Ban berukuran langsing atau lebih dikenal sebagai ban cacing kodratnya dipakai sama motor – motor drag, namun ada juga yang menggunakannya untuk motor modifikasi beraliran racing look. Tapi belakangan banyak yang menggunakan ban cacing buat motor harian. Awas kepleset Bro!

Sirine

Foto : Otorider

Penggunaan sirine sudah diatur oleh undang undang lho Gilmoters. Jadi nggak bisa sembarangan dipakai di motor harian. Terlebih hanya untuk membelah kemacetan, yah kalo tidak mau bermacet macetan jangan naik kendaraan pribadi deh.