0
675

Kenali Ciri – Ciri V-Belt Motor Matic Yang Akan Putus

Gilamotor.com – V-Belt menjadi bagian penting bagi kalian pengguna motor matic, sama seperti rantai pada motor manual yang berfungsi sebagai penghubung tenaga putar mesin dengan roda belakang. Namun sayangnya putus v-belt lebih rumit memperbaikinya dari pada putus rantai Gilmoters.

Karena kerumitan itu Giloters harus mengantisipasi agar v-belt tidak putus saat motor sedang berjalan pasalnya bisa membahayak diri sendiri dan orang lain. Ada beberapa cara paling mudah untuk mengenali v-belt yang akan putus. Sebaiknya, Gilmoters harus kenali tanda-tanda di bawah ini sebelum v-belt benar-benar putus.

(Baca juga: Honda CBR250RR SP Quick Shifter Dirilis Rp 77,7 Juta, Apa Istimewanya?)

Pertama, akan muncul bunyi pada bagian boks CVT yang akan terdengar pada saat akselerasi awal. Selanjutnya, akan terdengar bunyi seperti decitan pada bagian CVT sesaat setelah motor akan dijalankan.

Kedua, tarikan pada motor akan terasa kaku dan kasar Gilmoters. Umumnya, tarikan motor yang masih normal akan terasa halus dan lancar. Sedangkan jika v-belt akan putus, tarikan motor akan terasa keras seperti baru keluar dari rendaman air banjir.

Tanda ketiga adalah pada saat motor berada di kecepatan tinggi, jalan akan terasa sulit dan tidak mulus. Dalam hal ini akan muncul rasa seperti kampas kopling sudah mencapai titik penghabisan dan RPM akan mengalami kenaikan sebentar tetapi kecepatan motor tidak mengalami penambahan.

Tanda lain yang juga sering dijadikan patokan untuk mengetahui kondisi v-belt adalah dengan mendeteksi adanya getaran pada motor. Namun, getaran pada motor yang disebabkan oleh v-belt tidak bisa dijadikan patokan utama Gilmoters karena getaran bisa hilang setelah beberapa saat.