0
386

Review Yamaha Tracer 9 GT 2021, Mengedepankan Kenyamanan dan Performa Mesin Tangguh

Jika motor adventure-touring bisa sangat terasa dengan sensasinya. Terlebih pada sensasi soal roda depan yang besar dan suspensi long-travel tidak sama.

Yamaha tidak melupakan sport-touring, maka dari itu hadirlah motor terbaru Yamaha, Tracer 9 GT dengan 100% motor sport-touring yang berfokus pada jalan raya dengan kemampuan di medan off-roadnya sendiri yang sesuai.

Tracer 9 GT juga 100% lebih modern dibandingkan dengan Tracer 900 yang menjadi generasi sebelumnya. Terlepas dari penampilan yang sangat mirip dengan Tracer 900, GT memiliki kerangka baru untuk menampung mesin barunya yang lebih besar dan semua komponen elektronik yang menyertainya.

Gaya dan bodywork baru juga menyambut Tracer 9, gaya dewasanya merupakan evolusi dari Tracer 900 sebelumnya dan bahkan FJ-09 yang lebih lawas lagi.

Menawarkan kenyamanan berarti
Motor terbaru Yamaha ini juga dilengkapi dua set lubang berulir untuk footpeg yakni rendah dan tinggi, dengan pengaturan rendah sebagai default. Pilih pengaturan yang lebih tinggi dan pasak bergerak 4mm ke belakang dan 14mm lebih tinggi. Meminimalisir untuk menekuk lutut lebih ekstra yang bisa membuat nyaman berkendara.

Lalu juga ada jok yang berbentuk segitiga untuk menawarkan kenyamanan bagi pengendara yang hampir sempurna. Kaca depan yang dapat disesuaikan dapat dipindahkan ke atas atau ke bawah dengan mudah, semua hanya dengan satu tangan yang diperlukan untuk pengoperasian.

Dalam menurunkan kaca depan, tentunya angin akan menerpa pengendara tepat di muka sekalipun sudah memakai helm. Frame pada kaca depan tidak menghalangi pandangan pengendara.

Pengendara dengan postur lebih tinggi menggunakan pengaturan rendah untuk mengarahkan udara yang datang tepat ke leher atau dagu mereka. Jadi menggerakkan layar ke atas atau ke bawah bisa disesuaikan dengan kenyamanan pengendara. Seperti biasa, kenyamanan ini mendukung jarak tempuh pengendara.

Performa mesin tangguh
Dari tampilan luar, ini akan tampak seperti mesin yang sama dengan generasi sebelumnya. Tapi sekarang motor terbaru Yamaha ini sudah meremajakan diri dengan tidak lagi memakai Triple 847cc.

Melainkan sekarang ditingkatkan menjadi 890cc melalui poros engkol baru dengan stroke 3mm lebih panjang dan 15% peningkatan inersia.

Dengan kata lain, poros engkol lebih berat. Piston baru juga dihadirkan dalam mesin, dan batang penghubung menjadi 1,5 mm lebih pendek dari generasi sebelumnya.

Menempatkan tenaga ke tanah menjadi tugas transmisi baru dengan rasio 3% lebih tinggi di dua gigi pertama. Garpu pemindah yang didesain ulang, kopling assist dan slipper yang diperbarui, dan material plat kopling baru. Quickshifter naik/turun menjadi anugerah bagi pengendaranya.

Saat berada di jalan, Triple 890cc adalah primadona untuk motor dengan jenis sport touring. Tenaganya asik untuk di gas namun tidak berlebihan, dan raungan knalpot tiga silinder yang berbeda akan menjadi musik merdu di telinga penggila motor.

Dengan mahakarya ini, menjadi kredit tersendiri untuk para insinyur Yamaha benar-benar menyetel suara intake dan knalpot untuk suasana berkendara maksimal.

Mendengar nada knalpot yang indah adalah pengingat yang jelas bahwa pabrikan Yamaha membuat (dan masih membuat) musik dari knalpot jauh lebih unggul ketimbang kompetitornya . Kegembiraan pendengaran untuk para pecinta motor terus berlanjut setiap kali mengganti persneling dengan auto blipper yang apik.

Motor terbaru Yamaha ini belum hadir di Indonesia, namun dengan melihat reviewnya yang mengedepankan kenyamanan dan performa mesin tangguh. Akan menjadi favorit tersendiri jika benar-benar ada di pasaran tanah air.