0
478

Review Honda Activa 4G

Motor terbaru Honda yang satu ini belum hadir di Indonesia. Namun motor terbaru Honda ini bisa menjadi motor impian para pecinta Honda. Motor terbaru Honda ini juga bisa menjadi pandangan baru bagi pabrikan untuk meniru teknologi dan spek yang ada didalamnya.

Styling – Isyarat styling baru sangat halus dan sesuatu yang hanya pemilik Activa mungkin perhatikan. Fascia depan kini telah diperbarui dengan ventilasi yang lebih besar dan garis yang lebih tajam, juga dilengkapi dengan reflektor di kedua sisi spakbor depan.

Sayangnya tidak ada perubahan pada lampu depan atau lampu sein. Panel samping telah sedikit diubah dengan beberapa garis tajam dan sekarang memakai lencana 4G. Kita masih tidak mendapatkan velg dan bahkan bagian belakangnya sama persis dengan model sebelumnya.

Namun, ada dua warna metalik matte baru yang tersedia dalam warna abu-abu dan perak yang menambah sedikit kehidupan pada keseluruhan desain yang hambar tetapi selain itu, tidak ada perubahan lain pada tampilan keseluruhan skuter ini.

Instrument Cluster dan Switchgear – Instrument cluster memiliki desain yang sama dengan 3G dan Kita akan melihat masih belum ada indikasi bahan bakar rendah. Saklar telah dibawa dari Activa sebelumnya dan kali ini Kita tidak akan mendapatkan saklar headlamp karena satu-satunya tambahan baru adalah fitur AHO (Automatic Headlamp On) yang pada dasarnya berarti Kita tidak dapat lagi mematikan lampu depan saat mesin hidup.

Yang menurut saya sangat mengganggu adalah tuas rem parkir yang sulit digunakan tidak seperti Activas yang jauh lebih tua. Sejujurnya, kami mengharapkan sesuatu yang baru karena ini adalah Activa generasi keempat dan desain yang sama telah ada untuk sementara waktu karena kompetisi telah bergerak maju.

Ergonomi – Skuter ini sama persis dengan model yang digantikannya dalam hal ergonomi yang bukan hal buruk. Nyaman dengan posisi footpeg yang sama dan footboard luas yang kini dilengkapi dengan pengait yang akan membantu membawa barang atau bahan makanan.

Jok untuk pengendara dan pembonceng tebal dan mendukung. Ruang penyimpanan di bawah kursi lumayan tapi tidak cukup besar untuk memuat helm ukuran penuh. Honda telah menyediakan lubang di bawah jok tempat Kita dapat memasang port untuk pengisian daya ponsel.

Kita masih mendapatkan ukuran tangki bahan bakar yang sama yaitu 5,3 liter yang bukan yang terbesar di luar sana tetapi apa yang bisa dilakukan Honda adalah mengubah posisi tutup bahan bakar karena lebih nyaman dibandingkan dengan di bawah jok.

Performa – Tidak seperti penyedia jaringan Kita, di sini 4G tidak terasa lebih cepat dari 3G. Bahkan, terasa sedikit lebih lambat dari pendahulunya meskipun ada sedikit peningkatan pada output torsi.

Penyempurnaan secara komparatif lebih baik tetapi rasanya seperti telah kehilangan kecepatan melewati 40 km/jam yang dimiliki Activa generasi sebelumnya tetapi berhasil mulai merasa sedikit lebih hidup lagi setelah 60 km/jam.

Di bawah 30 km/jam, mesin sangat halus dan terasa segar sehingga berkendara di lalu lintas stop-go sangat mudah.

Activa 4G bukan skuter yang paling hemat dan kembali di bawah 45 km/l dalam kondisi berkendara di kota.

Dinamika Berkendara – Dinamika berkendara juga sama persis dengan Activa 3G. Combi Brake System (CBS) bekerja dengan sangat baik dan membantu menjaga keseimbangan tetapi tidak seperti kompetisi, tidak datang dengan cakram depan, bahkan sebagai pilihan.