0
678

Tiga Kekurangan yang Cukup Aneh dari Yamaha FreeGo

Meski memiliki beberapa fitur menarik, nyatanya matik Yamaha terbaru ini masih memiliki poin minus untuk dijadikan motor harian. Desainnya cukup gemuk dan menggunakan ban 12 inci dengan permukaan lebar. Bahkan Yamaha juga membekali motor ini dengan teknologi anti-lock braking system (ABS).

Namun FreeGo bukanlah skutik yang sempurna, matik yamaha terbaru ini memiliki beberapa kekurangan yang sebenarnya agak sedikit aneh. Contoh, luas bagasi adalah 25 liter yang membuatnya lebih besar dari NMax, namun hal tersebut justru menjadi salah satu kekurangan dari Yamaha FreeGo. Berikut adalah ulasannya.

  1. Bagasi Luas Tapi Tidak Untuk Semua Helm
    Yamaha memang memiliki inovasi untuk memindahkan tangki bahan bakar dari bawah jok ke bawah pijakan kaki. Dan membuat bagasi lebih lega. Kapasitas bagasi Yamaha FreeGo seluas 25 liter, lebih besar 2 liter ketimbang Yamaha NMax.

Diketahui bahwa bagasi dari Yamaha FreeGo kesulitan untuk dimasuki helm half face NHK Predator. Yang usut punya usut diketahui bahwa Bagasi FreeGo memiliki dimensi yang cenderung memanjang tapi tidak begitu dalam. Mungkin helm semacam half face retro bisa masuk.

  1. Mesin Seperti Mio
    Desain gemuk dan juga ban yang lebar, menandakan bahwa berat motor ini pun juga lebih naik. FreeGo 4 kg lebih gendut ketimbang Soul GT. Bahkan dengan sang kakak, FreeGo S perbedaan bobotnya cukup jauh yakni mencapai 6 kg.

Sayang sekali, FreeGo yang cukup berat tidak diimbangi dengan performa mesin. Salah satu kekurangan yamaha FreeGo yakni ada pada inti dapur pacunya yang masih menguntit milik Mio Series. Dengan kapasitas 125 cc SOHC, 1 silinder, dan tanpa VVA.

Diatas kertas mesin ini mampu mengeluarkan torsi puncak sebesar 9,5 Nm di 5.500 rpm dan tenaga maksimalnya 9.38 hp untuk 8.000 rpm. Sistem transmisinya menggunakan CVT. Maka jika pedal gas diputar kurang lebih feelnya seperti Mio. Bahkan performa akselerasinya agak lebih lambat yang dikarenakan bobot FreeGo yang cukup berat.

  1. Tidak Punya Kompartemen Depan
    Selebihnya, Yamaha FreeGo cukup lengkap dengan dibekali lampu depan LED, power outlet dan panel instrumen. Bahkan untuk FreeGo S memiliki tambahan teknologi stop & start system (SSS) dan sudah menerapkan keyless.

Meski demikian tidak adanya kompartemen depan menjadi kendala tersendiri. Padahal untuk motor skutik, bagian kompartemen depan menjadi salah satu bagian sangat penting untuk fungsional berkendara. Seperti untuk meletakkan barang – barang kecil layaknya botol minum, uang receh, dan lain-lain.

Hal ini dibuat aneh karena Yamaha FreeGo sendiri memiliki fitur power outlet alias untuk charger smartphone. Tidak adanya kompartemen depan bisa menimbulkan satu pertanyaan, diletakan dimana smartphone saat sedang di charge? Hal ini membuat pengendara harus membeli bracket holder atau gurita, agar tetap aman saat mengisi daya smartphone.

Hilangnya kompartemen depan di sisi kiri karena di sisi tersebut terdapat tangki bahan bakar, sedangkan di sisi kanan ada fitur kunci kontak alias keyless.

Sebenarnya kekurangan Yamaha FreeGo tidak begitu buruk, hanya untuk meluruskan para calon pembeli untuk memahami dan mengantisipasi fitur lain yang ada pada matik yamaha terbaru itu. Buat yang sudah mengendarai Yamaha FreeGo, bisa membeli beberapa aksesoris untuk menyempurnakan motor ini. Skutik ini dibanderol mulai Rp18.5 juta sesuai OTR Jakarta.