0
693

Bukan Asal Stylish, Pastikan Keamanan Helm Retro Bogo untuk Berkendara

Helm retro bogo sedang menjadi tren di kalangan anak muda, baik laki-laki maupun perempuan. Bukan tanpa alasan, jenis helm ini memang cukup stylish dan kekinian. Bentuknya yang khas membuatnya mudah dikenali oleh siapapun.

Konsep retro pada helm Bogo juga memberikan kesan keren dan klasik. Apalagi dengan paduan warna-warna kalem, helm ini mudah serasi dengan pakaian maupun warna motor yang kamu pakai. Karena bentuknya yang keren, banyak orang hanya fokus terhadap aspek tersebut.

Umumnya mereka hanya memahami helm Bogo sebagai produk keamanan berkendara dengan bentuk kaca cembung dan menutup bagian mata. Padahal, aspek lebih penting daripada itu adalah standar keamanan bagi pengendara. Apakah aspek keamanan helm Bogo sudah terbukti dan berlisensi?

Tips Keamanan Helm Retro Bogo untuk Berkendara

Berbicara tentang keamanan helm retro bogo menjadi topik menarik di tengah popularitas helm tersebut di banyak kalangan. Sebagaimana kita ketahui, fungsi utama helm adalah sebagai pelindung kepala saat berkendara sepeda motor. Helm bogo diharapkan bisa menjadi tameng ketika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Dengan begitu, gaya adalah nomor dua. Bahkan jika helm retro Bogo Classic sekalipun tidak memenuhi standar keamanan, maka tidak layak kamu gunakan. Namun, apakah itu benar? Berikut faktanya.

1. Helm Menggunakan Bahan Dasar Plastik Atom

Fakta keamanan pertama, helm Bogo terbuat dari bahan plastik atom. Karakteristik bahan ini, tidak mudah pecah, tidak mudah tergores, dan warna tidak mudah pudar. Dalam aspek ini, helm Bogo sudah memenuhi standar keamanan pelindung kepala untuk berkendara.

Dengan bahan atom, helm tidak mudah pecah atau retak ketika terkena benturan keras. Bobotnya juga tidak terlalu ringan sehingga berpotensi menimbulkan gangguan ketika terkena angin. Syaratnya tentu saja, jika kamu menggunakan helm dengan cara yang benar.

2. Memiliki Kaca Helm Tebal

Yang sering kita temukan, helm retro bogo memiliki dua bentuk yaitu dengan kaca cembung yang menutup mata dan tanpa kaca. Jika kita membahas tentang keamanan, tentunya helm dengan kaca lebih safety dan nyaman. Kaca berfungsi melindungi mata dari debu dan kotoran sepanjang perjalanan.

Meskipun terdengar sepele, debu dan kotoran yang masuk ke mata berpotensi berakibat fatal. Apalagi jika kamu sedang berkendara dalam kecepatan tinggi, insiden ini bisa menyebabkan laju motor tidak terkendali.

3. Memilih Ukuran yang Pas untuk Kepala

Keunggulan helm retro bogo original daripada jenis helm lainnya terletak pada bobotnya yang lebih ringan. Jadi, pengguna tidak akan merasa pusing ketika berlama-lama menggunakannya.

Bobot ideal ini memberikan kenyamanan bagi setiap orang untuk menggunakan helm sesuai ukuran kepala. Tidak terlalu kecil maupun terlalu besar. Menggunakan helm Bogo dengan ukuran tidak sesuai akan menyebabkan ketidaknyamanan. Bahkan bisa berdampak buruk terhadap keselamatan.

4. Berusaha Menghindari Warna Gelap

Helm berwarna gelap memang mempunyai banyak penggemar. Namun untuk pelindung saat berkendara, warna tersebut sedikit rawan. Pada malam hari, warna tersebut tidak terlalu terlihat oleh pengendara lain. Oleh karena itu, usahakan memilih warna yang terang.

Helm bogo umumnya hadir dengan pilihan warna-warna lembut seperti putih, cream, abu-abu, dan coklat tua. Kamu bisa mempertimbangkan warna-warna selain hitam tersebut.

5. Pastikan Membeli yang Asli

Ini yang paling penting. Jangan hanya karena ingin tampil keren, kamu membeli produk helm imitasi dengan bahan dan struktur produk yang tidak terjamin. Tindakan seperti ini rawan di kalangan orang-orang yang lebih mementingkan trend daripada keamanan.

Pastikan kamu membeli helm Bogo asli di penjual yang meyakinkan. Harga helm original jenis ini umumnya dipatok mulai harga 200.000 rupiah. Tampil keren maksimal dengan helm retro bogo memang penting, namun jangan lupa, keamanan jauh lebih penting.