Foto: MotoGP
0
389

Musim Balap 2022 Sudah Mau Mulai, Rider Honda Belum Siap

Musim balap 2021 sudah selesai dan sebentar lagi musim balap MotoGP 2022 sudah akan dimulai. Beberapa pembalap dari masing masing tim akan menjalani sebuah tes yang akan segera dilakukan tepatnya pada Maret 2022. Namun, meski akan segera dimulai tes Pra – Musim 2022, tim Repsol Honda masih dihantui sebuah masalah.

Marc Marquez. Foto: MotoGP
Marc Marquez. Foto: MotoGP

Ya, pembalap utama dari tim Repsol Honda yaitu Marc Marquez masih menjalani masa pemulihan dari cedera yang ia alami. Marc Marquez mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu saat berlatih motocross sebelum MotoGP Algarve sehingga membuat ia mengalami cedera gegar otak yang berujung ke diplopia atau penglihatan ganda.

Meski Marc Marquez memiliki rekan satu tim di Repsol Honda yaitu Pol Espargaro, tetap saja hal ini masih menjadi momok menakutkan untuk tim dengan livery dominan orange tersebut. Ya, Principal dari Repsol Honda mengatakan jika pembalap muda tersebut masih membutuhkan pengalaman untuk dapat memberikan hasil yang maksimal ketika berlaga di MotoGP.

Seperti dilansir dari artikel Motorsport.com, Espargaro memberikan pernyataan bahwa pada dasarnya pengalaman yang ia miliki masih perlu ditambah dan masih sangat penting untuk ia mendapatkan jam terbang dan pengalaman yang lebih.

“Terutama ketika anda berganti motor, level persaingan di MotoGP sekarang sangatlah fantastis, super, super tinggi,” ucap Pol Espargaro.

Pol Espargaro sebelum bergabung ke tim Repsol Honda merupakan pembalap dari tim KTM. Di tim KTM, Espargaro menjadi sosok kunci dalam pengembangan salah satu motor KTM yaitu KTM RC16. Pol Espargaro sendiri mulai bergabung ke tim Repsol Honda dimana Marc Marquez bernaung saat menjelang MotoGP 2021.

Pol Espargaro. Foto: MotoGP

Pol Espargaro juga mengatakan kepada Motorsport bahwa dirinya saat ini masih beradaptasi dengan motor barunya yang ia gunakan di tim Repsol Honda. Dirinya tidak bisa dengan mudahnya mengatakan bahwa ia masih butuh adaptasi lebih lama, terlebih ini menyangkut profesionalisme yang mengharuskannya segera siap sedia. Hal tersebut menjadi beban juga ketika pembalap utamanya yaitu Marc Marquez masih berada dalam kondisi pemulihan pasca cedera.
“Kami pergi ke balapan pertama di Qatar (2021) dengan kondisi tidak siap. Sebenarnya, masih butuh beberapa lap pengujian di Qatar dan beberapa lap dengan motor,” lanjutnya.

Pol Espargaro. Foto: MotoGP

Pol Espargaro pun memaparkan jika inilah yang terjadi. Ia pun kini tidak bisa mundur dari posisinya. Hal tersebut disebabkan karena saat ini ia sedang menjalani sebuah tes untuk membuat penampilan dirinya dengan motor RC213V menjadi lebih baik. Utamanya untuk mendapat result musim balap  2022 yang harapannya lebih baik dari musim 2021.

 “Jadi, tentu saja saya belum siap. Saya perlu secepatnya menemukan cara mengendarai motor ini dengan baik pada balapan tiap akhir pekan. Hal ini sangat, sangat sulit karena anda memiliki semua tekanan. Anda ingin tampil baik, anda mengalami crash, anda menjadi tidak punya kesempatan atau waktu untuk membiasakan diri dengan motor tersebut,” papar Pol Espargaro.