0
26

Penyebab Tarikan Motor Matic Lemot

Motor dengan jenis skuter matic masih menjadi pilihan oleh masyarakat lantaran motor tersebut begitu praktis dalam sisi penggunaannya. Namun dibalik praktisnya sebuah skutik, ada beberapa hal yang harus jadi perhatian ekstra yaitu pada saat servis. 

Terkadang, sebuah motor skutik memiliki penyakit tarikannya terasa lemot pada saat awal akselerasi. Nah ada beberapa hal yang membuat tarikan motor jadi lemot.

Salah satu faktor yang membuat tarikan motor matic jadi lemot adalah kurang teratur dalam penggantian oli mesin. Oli mesin juga ikut berpengaruh dalam kinerja mesin yang maksimal. Ya oli memang memiliki tugas untuk meminimalisir gesekan komponen yang ada didalam mesin. Sehingga, komponen tidak mudah aus.

Oli yang sudah tak layak pakai atau tidak pernah diganti maka akan menurun kualitasnya. Dengan begitu, gesekan antara mesin akan memicu terjadi keausan dan berdampak pada kecepatan motor.

Selain itu, motor juga terasa sangat berat mengingat tidak ada pelumas sebagai pelicin gerakan mesin. Maka wajar saja bilamana oli mesin ini menjadi bagian yang sangat penting dalam menjamin performa permesinan motor.

Penyebab selanjutnya yang membuat tarikan lemot adalah Throttle Body Atau Karburator Kotor. Idealnya sebuah motor harus dibersihkan bagian Throttle Body atau Karburator setiap 10 ribu kilometer. Throttle body atau karburator yang kotor dapat menghambat proses pengabutan bensin ke ruang bakar. Jangan sepelekan kebersihan throttle body dan karburator. 

Throttle body yang mulai kotor akan menunjukkan gejala tarikan motor matic jadi brebet. Nah gejala ini umumnya dialami oleh motor matic yang sudah menggunakan sistem injeksi. Jika dibiarkan terus menerus, kotoran akan merembet ke throttle position sensor atau TPS. Ketika kotoran sudah menempel ke tps, tarikan akan menjadi lemot. jenis injeksi jadi brebet,” buka Asep Abdurahman selaku 

Namun untuk motor yang masih menggunakan karburator, kalian harus waspada dengan kondisi dsri skep atau vakum karburator. Jika bagian tersebut sudah kotor, maka pasokan udara dan bahan bakar akan terganggu. Efeknya adalah tarikan motor akan jadi lemot. 

Jika dua bagian tersebut sudah dirasa bersih namun tarikan motor masih terasa lemot, ada bagian lain pada motor skuter matic yang harus diperhatikan. Bagian tersebut adalah bagian CVT. 

CVT yang kotor akan menghambat kerja dari CVT karena tidak bisa memberikan traksi yang maksimal karena terjadi selip. Pasalnya CVT merupakan bagian yang vital pada sebuah skutik untuk menggerakkan roda motor. 

Awalnya gejala yang muncul adalah gredeg terlebih dahulu. Setelah gredeg, barulah terjadi selip pada CVT yang kotor. 

Namun bagian lain pada CVT seperti rumah roller atau variator yang kotor juga dapat menyebabkan tarikan yang lemot. Hal tersebut disebabkan oleh naik turunnya roller jadi tidak maksimal alias terganggu. 

Hal terakhir yang membuat tarikan motor matic lemot adalah ruang bakar yang kotor. Endapan karbon sisa pembakaran tentunya tidak semuanya ikut terbuang lewat knalpot. Karbon tersebut akan tertinggal di ruang bakar dan akan mengendap. Ketika sudah mengendap, pembakaran jadi kurang maksimal sehingga membuat tarikan jadi lemot.