0
37

Plus Minus Penggunaan Roller Beda Gram

Pada motor matik atau skuter matik (skutik), sistem transmisinya menggunakan Continuous Variable Transmission (CVT). Dengan adanya CVT, maka dapat membuat perpindahan gigi secara otomatis. CVT memiliki banyak komponen di dalamnya. Salah satu komponen yang memiliki peran penting adalah roller.

Fungsi roller pada CVT adalah untuk menciptakan tekanan pada pulley sehingga dapat bergerak. Secara garis besar, ada tiga fungsi pulley pada CVT, yakni membuat pergerakan variator menjadi mudah, menentukan besar kecilnya diameter pulley, dan mengatur akselerasi motor.

Banyak pengguna skutik yang memodifikasi motornya agar lebih kencang dengan mengganti spesifikasi rollernya. Sebab, dengan memodifikasi roller, memungkinkan skutik untuk meraih top speed lebih baik.

Foto: Dok. Suzuki.co.id

Roller tersebut memiliki berat yang berbeda-beda. Untuk mendapatkan top speed yang lebih baik, dibutuhkan roller yang lebih berat dari ukuran standar. Tapi, konsekuensinya adalah akselerasi atau putaran bawahnya menjadi lemah.

Sementara untuk mengejar akselerasi atau putaran bawah, dibutuhkan roller yang lebih ringan. Tentunya, ini akan berdampak pada top speed yang sulit diraih.

Dengan rumus dasar tersebut, banyak yang akhirnya malah salah kaprah. Banyak pemilik motor matik yang menggunakan roller dengan berat yang berbeda. Alasannya adalah agar tarikan motor di putaran bawah maupun putaran atas menjadi seimbang. Padahal, anggapan tersebut salah dan malah berdampak buruk pada motor.

Saat digunakan, dampak buruk yang dapat langsung dirasakan adalah munculnya suara kasar hingga getaran berlebih yang berasal dari rumah roller. Selanjutnya, roller bisa aus seiring dengan pemakaian. Khususnya, roller yang bobotnya lebih ringan.

Lalu, yang paling parahnya adalah rumah roller akan tergerus secara tidak merata karena bobot roller berbeda. Jika dipaksakan, akan membuat skutik tetap bermasalah ketika kembali menggunakan roller dengan bobot yang sama.

Maka itu, sangat disarankan untuk menggunakan roller dengan bobot yang sama. Untuk penggantian rumah roller, harganya bisa berbeda-beda untuk tiap merek dan model. Tapi, kisarannya ada di sekitar Rp 70 ribuan untuk skutik 110 cc hingga Rp 300 ribuan untuk skutik 150 cc. Namun, itu baru harga suku cadangnya, belum termasuk biaya pemasangan dan lainnya.