Dok. Motorcycle
0
37

Beda Rantai Motor MotoGP dengan Motor Biasa, Intip Spesifikasinya

Ajang balap MotoGP bak menjadi primadona bagi pecinta ajang balap sepeda motor. Beberapa orang bahkan tampak antusias ketika pertandingan MotoGP tiba. Tak sekadar menonton, beberapa orang juga mengagumi motor yang ditumpangi oleh pembalap tangguh tersebut. 

Bukan hanya bodinya yang gahar, tetapi juga performa motornya yang tak kaleng-kaleng. Terbukti, dengan tenaga mesin lebih dari 250 dk, motor di MotoGP mampu melaju dengan cepat.

Kecepatan motor di MotoGP juga dipengaruhi oleh salah satu aspek penting, yakni rantai motor. Diketahui, rantai merupakan komponen yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga putar dari mesin ke roda bagian belakang melalui gir.

Menariknya, rantai motor yang dipakai di motor MotoGP juga tak seperti motor yang biasa dijual di pasaran. Perbedaannya pasti dari segi kekuatan, yang dimana rantai motor MotoGP harus kuat lantaran menjadi penyalur tenaga kendaraan bermesin tersebut.

Saat ini, beberapa pabrik yang menyuplai rantai untuk motor MotoGP ada beberapa, seperti Regina, DID, hingga RK. 

Sebagai contoh, melansir dari Motorplus, rantai motor MotoGP yang dipakai Rossi ialah DID ERV3 ukuran 520. Diciptakan khusus pembalap, rantai tersebut diklaim memiliki daya tarik hingga 4,3 ton. Tak hanya itu, rantai andalan Rossi itu juga memiliki fitur X ring yang minim gesekan. Selain itu, rantai tipe DID ERV3 ini tidak perlu dilumasi. Sebab, rantai ini sudah memiliki seal pada X ringnya. 

Selain itu, menurut GridOto, salah satu rantai miliki tim Pramac Ducati, yakni Regina 520/135 ORAW2 juga memiliki spesifikasi yang tak main-main. Rantai ini diklaim memiliki bobot hingga 1,65 kg. Lalu, rantai ini memiliki kekuatan yang mampu menahan tarikan hingga lebih dari tiga ribu kilogram. 

Rantai produksi Regina yang biasa dipakai tim Pramac Ducati juga memiliki beberapa keunggulan, yakni memiliki daya tahan yang dirancang khusus agar dapat menjaga putaran mesin. Tak hanya itu, rantai yang biasa dipakai di motor MotoGP juga dilengkapi karet pelindung. Hal ini biasanya menjaga rantai dari tanah atau lumpur yang ditakutkan akan menyumbat sela-sela rantai.

Dok. MotoGP

Perbedaan lain antara rantai motor MotoGP dan rantai pada motor biasa ialah bobotnya yang lebih ringan hingga 1,4 kg. Selain itu, jika umumnya, rantai pada motor biasa harus diganti setiap menempuh jarak 25.00 km, maka bedanya rantai di motor MotoGP ialah hanya bisa dipakai hingga 500 km atau setara dengan satu akhir pekan balapan. 

Tak seperti rantai motor biasa yang mudah longgar, umumnya rantai yang digunakan oleh motor MotoGP tidak mudah longgar dan cenderung stabil.

Perbedaan lain selain dari spesifikasi ialah harga. Jika rantai motor biasa dibanderol seharga ratusan ribu, maka rantai di motor MotoGP bisa mencapai ratusan hingga jutaan rupiah.