Dok. Foto: Acehprov.go.id
0
86

Bersama Komunitas Vespa, Jelajahi Keindahan Aceh Lewat Vespa Festival

Sedikitnya 1.200 scooterist alias pecinta Vespa menghadiri Aceh Vespa Festival 2023 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Sabtu 29 Juli 2023. Lengkapnya, acara ini digelar selama tiga hari dari 28 hingga 30 Juli 2023.

Selain menjadi acara untuk para pecinta Vespa bertemu dan bersukacita, acara ini juga menjadi ajang promosi wisata di Aceh dengan tema ‘Jelajah Tanoh Endatu’.

Untuk menikmati keindahan Aceh, para scooterist ini konvoi di sejumlah tempat wisata di Tanah Rencong mulai dari Taman Ratu Sulthanah Safiatuddin, kemudian melewati pantai di Aceh Besar dan berakhir di benteng Indra Patra.

Peserta dalam acara ini pun beragam tak hanya lelaki, tetapi juga perempuan dan anak-anak. Pecinta Vespa yang datang pun bukan cuma dari Aceh, tapi juga dari luar Aceh seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan hingga Papua. Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah influencer Sintya Marisca.

Ajang Aceh Vespa Festival 2023 ini juga menjadi salah satu agenda pemerintah untuk memenuhi target mendatangkan 2,5 juta wisatawan ke Tanah Rencong. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal.

Menurut Alumiza, meski yang terdaftar hanya 1.200 scooterist tetapi pada kenyataannya ada banyak pecinta Vespa yang tak terdaftar tetapi ikut meramaikan event tersebut.

“Ini dalam rangka memenuhi kunjungan 2,5 juta wisatawan ke Aceh 2023, salah satu caranya kita berkolaborasi dengan komunitas Vespa di Indonesia untuk ikut meng-explore pariwisata dan cagar budaya yang ada di Aceh,” kata Almuniza.

Event ini jadi Festival Vespa kedua yang digelar di Aceh. Yang pertama digelar pada 2022 lalu dan berlangsung sukses.

Almuniza menilai tren wisata saat ini sudah bergeser dari individu tourism ke basis kelompok, komunitas, dan keluarga.

“Umumnya, mereka tak ingin lagi melihat gedung-gedung tinggi, tetapi destinasi wisata alternatif yang unik,” ujarnya.

Acara ini juga sukses memberikan dukungan kepada industri pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Apalagi, kali ini para pelaku usaha UMKM ekonomi kreatif (Ekraf) turut memeriahkan acara ini.

“Kita berharap pagelaran ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya. Setiap event pariwisata berbasis komunitas itu pasti memiliki dampak multiplier effect,” kata Almuniza.

Pasca suksesnya acara ini digelar, para pecinta Vespa pun menyebut jadi makin tertarik untuk touring di wilayah Aceh. Aceh dinilai menjadi tempat wisata yang aman, nyaman dan islami untuk dikunjungi.