0
77

Suzuki Satria Dilarang Dijual di Malaysia, Kenapa Ya?

Bagi kamu penggemar motor Suzuki Satria, pernahkah mendengar kabar bahwa produk ini dilarang dijual di negara tetangga kita, Malaysia? 

 

Produk Suzuki Satria F150 dilarang dipasarkan di Malaysia karena kecepatannya dinilai terlalu tinggi. Larangan ini sendiri sudah diterbitkan di Malaysia sejak 2022. 

 

Kecepatan tertinggi yang bisa dicapai oleh Suzuki Satria F150 adalah 177 km/jam. Menjadikan motor ini dianggap tak sesuai dengan peraturan lalu lintas di Malaysia. 

 

Selain karena kecepatannya, Suzuki Satria F150 juga diklaim menjadi motor yang menyumbangkan kecelakaan paling tinggi di Malaysia. Hingga kepolisian Malaysia pun memutuskan untuk menerbitkan larangan penjualan motor Suzuki Satria F150. 

 

Pelarangan ini disampaikan langsung oleh Ketua Polis Negara (KPN) Acryl Sani Abdullah Sani. 

 

“Kendaraan seperti ini wajib diharamkan di Malaysia (karena) tidak ada relevansinya dengan kecepatan 177 km/jam di Jalan Raya sedangkan batas kecepatan maksimum 110 km/jam (di jalan raya),” kata Acryl Sani Abdullah dalam pernyataannya.

 

Acryl juga mengaku khawatir dengan spek kecepatan sepeda motor harian yang kecepatannya semakin meningkat. Menurutnya ini tidak sesuai dengan peraturan lalu lintas yang berlaku. 

 

Acryl menyebut salah satu penyumbang kecelakaan pengguna jalan adalah peningkatan kecepatan pada sepeda motor. 

 

Acryl juga mendorong The Malaysian Institute of Road Safety Research (MIROS) agar bisa lebih tegas dalam merumuskan peraturan membuat sepeda motor bebek yang lebih aman digunakan oleh masyarakat. 

 

Keputusan kepolisian Malaysia ini menuai beragam respons dari masyarakat. Akan tetapi, sesuai dengan peraturan kecepatan yang diperbolehkan, tentu saja keputusan ini tak bisa diganggu gugat.