1
807

Stoner Juara di Laguna Seca

GILAMOTOR.com. – Pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, berhasil menjuarai seri ke sepuluh MotoGP 2012 yang berlangsung di sirkuit Mazda Raceway Laguna Seca, Amerika Serikat, Senin (30/7) dini hari tadi waktu Indonesia.

Sementara Jorge Lorenzo yang memulai balapan dari posisi pole dan sempat memimpin jalannya balapan, harus puas finish di posisi kedua. Sementara rekan satu tim Stoner, Dani Pedrosa, tak mampu berbuat banyak dan harus puas finish di posisi ketiga.

Dengan hasil ini, Stoner berhasil sedikit memangkas selisih poin dari pemimpin klasemen sementara MotoGP 2012, Jorge Lorenzo yang masih kokoh di puncak dengan total 205 poin. Sementara di posisi kedua klasemen sementara masih ditempati Dani Pedrosa dengan 182 poin dan Stoner di posisi tiga dengan 173 poin.

Jalannya Balapan

Lorenzo melakukan start bagus dari posisi pole sehingga berhasil memimpin jalannya balapan, disusul Casey Stoner dan Dani Pedrosa di belakangnya. Stoner terus menempel ketat Lorenzo dan terus mencari celah untuk melewati pebalap Yamaha itu. Lorenzo terus mendorong motornya dengan kencang hingga akhirnya berhasil membuat jarak hingga lebih dari 0.4 detik di depan Stoner.

Namun di beberapa lap menjelang finish, Lorenzo harus tunduk oleh kekuatan si raja late braking di Laguna Seca, Casey Stoner.

Memanfaatkan celah yang cukup lebar yang dibuat Lorenzo setelah melewati tikungan, Stoner berhasil mengambil alih jalannya balapan. Meski Lorenzo sempat memberi perlawanan dengan terus menempel Stoner, namun Lorenzo terlihat seperti memilih bermain aman dengan mempertahankan posisinya di belakang Stoner. Karena meski finish kedua, dia masih bisa mengamankan puncak klasemen mengingat selisih poinnya dengan Stoner cukup jauh.

Sementara Dani Pedrosa yang sempat bertarung di depan bersama Lorenzo dan Stoner, akhirnya juga memilih bermain aman setelah dia nyaris terjatuh saat ban depannya kehilangan grip. Finish di posisi tiga bukan hasil yang buruk bagi Pedrosa karena dia masih bisa mengamankan posisinya di urutan kedua klasemen sementara.

Namun untuk menjadi juara MotoGP musim ini, konsistensi finish dan naik podium saja tidak cukup. Pedrosa harus berani ambil resiko lebih besar untuk bisa menjuarai setiap seri yang tersisa mengingat kedua rivalnya, Lorenzo dan Stoner, selalu tampil habis-habisan untuk merebut gelar juara dunia musim ini.

Di sisi lain, rekan satu tim Lorenzo, Ben Spies, terus berjuang tampil bagus di hadapan publiknya sendiri. Berada di posisi ke empat, Spies terus ditempel ketat oleh duo pebalap Yamaha Tech 3 Andrea Doviziso dan Cal Crutchlow. Sayang, Spies bernasib sial karena terjatuh cukup keras di tikungan 11 pada lap ke dua puluh sehingga dia tak bisa melanjutkan balapan.

Jatuhnya Spies, membuat Dovi naik ke posisi empat dan Cal ke posisi lima di balapan itu.

Dovizioso dan Cal Crutchlow seperti musuh abadi sepanjang musim 2012 ini. Di Laguna Seca, keduanya kembali bertarung ketat untuk bisa finish di posisi empat. Dan di Laguna Seca, Cal harus kembali mengakui kekuatan Dovi. Meski terus memberi perlawanan hingga finish, namun Cal harus puas finish di posisi lima di belakang Dovi.

Di belakang Cal Crutchlow, diisi oleh Nicky Hayden, Stefan Bradl dan Alvaro Bautista.

Lain hal bagi pebalap Ducati, Valentino Rossi. Seri kesepuluh ini seperti menjadi mimpi buruk di akhir pekannya setelah mengalami kecelakaan tunggal. Motornya kehilangan traksi dan terpental kencang hingga menabrak pembatas. Beruntung Rossi tak mengalami luka serius.

Hasil Balapan Seri Laguna Seca 2012

Pos/Rider/Team/Time-Gap
1. Stoner Repsol Honda 43’45.961
2. Lorenzo Yamaha Factory +3.429s
3. Pedrosa Repsol Honda +7.633s
4. Dovizioso Tech 3 Yamaha +18.602s
5. Cruthlow Tech 3 Yamaha +18.779s
6. Hayden Ducati +26.902s
7. Bradl LCR Honda +28.393s
8. Bautista Gresini Honda +50.246s
9. Espargaro Aspar +1:18.993s
10. Abraham Cardio +1:22.076
11. De Puniet Aspar 1 Lap
12. Hernandez Avintia Blusens 1 Lap
13. Edwards Forward Racing 1 Lap
14. Silva Avintia Blusens 1 Lap

Penulis: @Jayadi72 | Teks Editor: @Jayadi72 | Foto: MotoGP

1 COMMENT