0
638

Virus Corona Tidak Berpengaruh Untuk Balap Moto2 Dan Moto3

Gilamotor.com – Virus corona yang terus menerus memakan korban dan merambak ke beberapa negara tampaknya tidak berpengaruh pada ajang balap Moto2 dan Moto3 yang akan berlangsung di Qatar akhir pekan ini Gilmoters.

Walaupun balap Moto2 dan Moto3 akan tetap berlangsung ternyata balap MotoGP ditiadakan Gilmoters, pihak penyelenggara seperti FIM, IRTA dan Dorna sudah memutuskannya.

(Baca juga: Penampakan Anyar Tim MotoGP 2020, Honda Dan Yamaha Jadi Yang Terakhir)

Alasan dari keputusan ini karena negara Italia menjadi salah satu negara yang terdampak virus corona dalam jumlah 1.128 kasus Gilmoters. Dan negara Qatar mewajibkan masa karantina bagi pengunjung dari negara yang terdampak virus corona selama 14 hari.

Tidak ada kata spesial untuk seorang pembalap Gilmoters, di MotoGP ada 6 pembalap yang berasal dari Italia dianataranya Andrea Iannone, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Francesco Bagnaia, Valentino Rossi dan Franco Morbidelli.

“Karena pembatasan kunjungan ke Qatar terutama dari penumpang asal Italia (di antara negara-negara lain), kelas MotoGP tidak akan digelar di Losail. FIM, IRTA, dan Dorna dengan menyesal mengumumkan pembatalan seluruh sesi dari kelas MotoGP di Grand Prix Qatar, termasuk balapan,” ungkap pernyataan resmi FIM.

Tidak berpengaruhnya dalam balap Moto2 dan Moto3 karena proses karantina pembalap tidak mengganggu saat latihan dan race Gilmoters. Berbeda dengan pembalap MotoGP yang tiba beberapa hari sebelum balap.

“Karena tim-tim dan para pembalap Moto2 dan Moto3 sudah ada di Qatar untuk tiga hari tes resmi di Sirkuit Internasional Losail awal pekan ini, balapan kedua kategori ini memungkinan untuk digelar,” tutup pernyataan FIM.

Tentunya tahun ini beberapa negara akan melakukan hal yang sama Gilmoters, bahkan dalam waktu dekat Thailad akan menjadi tuan rumah dalam kalender MotoGP 2020.