0
1008

Kelebihan Dan Kekurangan Suzuki Thunder 250, Kini Harga Jual Lebih Menjanjikan (Part 1)

Gilamotor.com – Motor klasik yang tengah jadi buruan pecinta otomotif meembuat si empunya motor menjualnya dengan harga yang merogoh kantong dalam Gilmoters.

Salah satu motor yang jadi buruan saat ini adalah Suzuki Thunder 250, medio 1999 pesaing dari Honda Tiger 2000 dan Yamaha Scorpio 225 ramai jadi pilihan. Awal kemunculan Suzuki Thunder 250 masih dalam status CBU Jepang. Harga yang cukup mahal agak sedikit mengganggu pasalnya Indonesia habis dilanda krisis moneter 98.

(Baca juga: Pilihan Motor Cub Berwajah Klasik di Juni 2021)

Usai 5 tahun di perkenalkan akhirnya pabrikan Suzuki membawa motor ini dalam status CKD, secara penampilan sangat lah mirip hanya saja jika kalian perhatikan lebih detail ada yang berbeda yaitu Suzuki Thunder 250 sudah tidak ada baut ditengah blok silinder.

Desain motor sport touring atau lebih dikenal cruiser punya penampilan yang gagah terlebih dengan pengaplikasian kaki – kaki berukuran besar. Jika kita bandingkan dengan Suzuki Thunder 125 sekilas mirip, namun tetap keduanya punya banyak perbedaan yaitu bodi Suzuki Thunder 125 dengan Thunder 250 ada pada tangki bagian bawah dan spakbor depan yang lebih sederhana pada Thunder 250.

Selain itu speedometer Suzuki Thunder 250 tidak dilengkapi indikator bensin. Dan lampu depan memakai kaca, bukan mika seperti Thunder 125. Yang unik, knalpot motor ini berukuran besar dengan header berjumlah 2 buah ala motor 2 silinder.

Kenyataanya motor ini masih menganut tipe mesin 1 silinder. Kalo melihat dari sektor mesin jelas berbeda ya mulai dari dimensi serta kapasitas nya.

Spesifikasi Suzuki Thunder 250

Suzuki Thunder 250 menjadi motor sport touring yang cukup fenomenal di awal kemunculannya, karena saat itu hanya thunder 250 lah satu-satunya motor sport naked touring yang berkubikasi 250cc dan ber knalpot ganda. Ditambah lagi Suzuki Thunder 250 adalah motor legendaris Suzuki yang punya durabilitas khas motor – motor zaman dulu yang bandel, tidak rewel, dan tahan lama Gilmoters.

Persaingan 3 pabrikan Jepang memang cukup menyulitkan konsumen dalam memilih, tetapi untuk kalian yang memilih Suzuki Thunder 250 kala itu tentunya kalian memiliki uang yang cukup, pasalnya harga dari motor terbilang mahal ditambah lagi saat itu krisis moneter habis melanda Indonesia.

Dari angka di belakang nama sudah jelas mesin Suzuki Thunder 250cc memiliki kapasitas paling besar. Berbekal sistem SOHC dengan 4 klep tertanam di dalamnya. Serta dibekali mesin satu silinder dengan dua header knalpot.

Mesin
Tipe Mesin 4 Langkah SOHC, TSCC, pendinginan udara
Volume Langkah/Silinder (CC) 72 x 61,2 mm / 249
Sistem Pendingin 9,0 : 1
Sistem Suplai Bahan Bakar Karburator : Mikuni BSR 32 mm
Diameter (Bore) X Langkah (Stroke) 72 x 61,2 mm
Rasio Kompresi 9,0 : 1
Daya Maksimum 22 dk / 7.500 rpm
Torsi Maksimum 2,1 kg-m / 6.000 rpm
Transmisi Manual 5 Speed
Pola Perpindahan Gigi 1-N-2-3-4-5
Starter Kick Stater
Kopling Manual , tipe basah

Dimensi
Panjang X Lebar X Tinggi (PLT) 1.975 x 765 x 1.075 mm
Jarak Sumbu Roda 1.310 mm
Curb Weight/Berat Isi 145 kg

Kapasitas
Kapasitas Tangki Bahan Bakar/Bensin 15 Liter
Kapasitas Minyak Pelumas/Oli Mesin 1400 ml
Karburator Mikuni BSR32 mm

Rangka
Tipe Suspensi Depan Teleskopik 37 mm
Tipe Suspensi Belakang Lengan ayun, sokbreker ganda, Showa standart (reinforced) / Kayaba red or blue

Kelistrikan
Sistem Pengapian CDI

Lanjut ke part II >>>