Dok. Kawasaki Motor
0
100

Kelebihan dan Kekurangan Motor Fairing

Motor fairing atau motor sport menjadi salah satu jenis motor yang paling populer di kalangan anak muda. Terlebih, motor jenis ini memiliki daya tarik tersendiri karena memiliki bodi yang keren dan gahar. Salah satu motor fairing yang santer diperbincangkan ialah Kawasaki Ninja ZX-25R. 

Pertama kali rilis di Indonesia pada tahun 2020 lalu, Kawasaki Ninja ZX-25R sempat mendapat penyegaran dengan beberapa pilihan warna grafis baru pada tahun 2021. Kemudian, pada tahun 2023, versi satu ini kembali membawa tampilan yang segar. Namun, tak hanya tampil lebih gagah, tetapi ada beberapa pembaruan, seperti speedometer full digital, lampu yang menggunakan full LED, hingga knalpot Euro 4.

Tak cuma penampilannya saja yang sangar dan trendi, namun Kawasaki Ninja ZX-25R juga memiliki performa mesin yang cukup ganas. Seperti dilengkapi power maksimum sebesar 37.5 kW di 15,5000 rpm dan torsi maksimum sebesar 22.9 Nm di 14,5000 rpm. Selain itu, Kawasaki Ninja ZX-25R memiliki jenis mesin Liquid-cooled, 4-stroke Inline Four.

Kemudian, ada panel instrumen full digital dengan layar TFT berwarna. Menariknya, panel itu dapat terhubung dengan smartphone penggunanya. Pengemudi dapat mengaksesnya dengan mengunduh aplikasi Rideology dan menghubungkannya melalui bluetooth.

Namun, di balik itu semua, motor jenis fairing atau sport ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa saja? Simak informasinya berikut ini.

Dok. Young-Machine

 

  1. Kelebihan Motor Fairing

Selain karena desainnya yang keren, motor fairing disertai dengan visior dan windshield, di mana motor jenis ini sangat nyaman ketika dipakai untuk melaju di jalanan untuk membelah angin. Sehingga, bagi yang ingin ngebut-ngebutan di jalanan, menggunakan motor jenis fairing memang sangat pas!

Selanjutnya, karena motor jenis fairing ini menggunakan stang clip-on, jadi sangat mudah untuk melintasi tikungan atau easy to use for cornering. 

Kemudian, bagi pengendara yang ingin tampil bak pembalap, motor ini cocok bagi kalian. Sebab, motor jenis fairing ini didukung dengan posisi pengendara yang menunduk bak sedang melaju di area MotoGP.

 

  1. Kekurangan Motor Fairing

Meski disuguhkan dengan beragam keunggulan atau kelebihan, motor bergaya sport atau fairing ini tentu saja memiliki beberapa kekurangan, di antaranya terasa kurang nyaman ketika dikendarai jarak jauh. Karena posisi motor yang membuat badan pengendara bungkuk, biasanya pengendara akan cepat pegal, terutama jika dikendarai dalam posisi pelan. 

Motor jenis fairing ini juga tidak memiliki grip pada bagian belakang. Tak hanya itu, jok pembonceng juga terasa lebih sempit dan keras, tentunya akan mengurangi kenyamanan pembonceng.

Dengan kata lain, motor jenis fairing atau sport ini memang lebih cocok untuk digunakan sendirian atau single ride.

Terakhir, motor fairing rupanya banyak yang tidak memiliki standar tengah. Namun, jangan khawatir, standar tengah bisa diganti dengan paddock.

Itu dia kelebihan dan kekurangan motor fairing atau juga bisa disebut dengan motor sport. Bagaimana, tertarik memilikinya?