Foto: Asphaltandrubber.com
0
422

Mengenal Dry Clutch, Kopling yang Banyak Digunakan pada MotoGP

Pada sebuah sepeda motor selain dibekali dengan mesin, untuk bisa membuat roda tersebut bergerak dibekali dengan komponen bernama kopling. Kopling tersebut bertugas sebagai penghubung dan pemutus tenaga putaran mesin sepeda motor dari poros engkol ke gearbox dan selanjutnya diteruskan ke roda sepeda motor. Letak kopling sepeda motor umumnya ada di sisi kanan dari mesin sepeda motor.

Saat ini pada sebuah sepeda motor kopling terbagi menjadi dua jenis yaitu kopling kering atau dry clutch atau kopling basah yaitu Wet Clutch. Sebenarnya ada satu jenis kopling lagi yaitu slippery clutch atau kopling licin. Namun kopling licin ini sangat jarang digunakan pada sepeda motor.

Lantas seperti apa sih kopling kering atau dry clutch itu? Kopling kering atau dry clutch umumnya digunakan pada motor besar atau sportbike. Kopling ini umumnya tidak tertutup oleh bak kopling dan rumahnya berada diluar bak kopling sehingga tidak terkena oli. Karena itu, kopling ini diberi nama kopling kering.

Pada kopling kering ini memiliki banyak keunggulan salah satunya adalah pergantian partnya yang cukup mudah dan tidak banyak membuka cover mesin. Karena memang posisi dari kopling kering ini berada diluar dari mesin. 

Selain penggantian partnya yang mudah, kopling kering ini memiliki performa yang cukup mengagumkan. Dimana motor yang menggunakan kopling ini lebih responsif lantaran tidak ada gejala slip kopling karena tidak terendam oleh oli mesin. Karena itu, banyak motor balap MotoGP yang menggunakan dry clutch ini. 

Foto: Motorbiscuit.com

Tidak hanya itu saja, tapi motor yang menggunakan dry clutch memiliki power loss yang kecil. Hal tersebut setiap kanvas kopling bergesekan dengan maksimal tanpa ada gangguan dari oli mesin yang membasahi kanvas kopling.

Hal yang lebih menarik lagi adalah pada dry clutch terdapat aksesori penutup rumah kopling yang bervariasi. Bahkan ada penutup yang memiliki desain mengekspos rumah kopling serta part yang menempel di dalam kanvas kopling.

Namun meski memiliki beragam keunggulan tersebut, kopling jenis ini memiliki kekurangan. Kekurangan yang pertama adalah kopling ini mengeluarkan suara yang cukup berisik. Suara tersebut disebabkan oleh gesekan antara plat kopling dengan kampas kopling. Tapi bagi sebagian orang suara kopling ini cukup menarik.

Selain itu sebuah dry clutch memiliki kekurangan berupa panas berlebih. Gejala overheating tersebut umumnya terjadi ketika motor terjebak di jalan macet. 

Ada sebuah kekurangan lain yang ada pada sebuah dry clutch yaitu masa pakai kanvas kopling dry clutch lebih cepat dibandingkan dengan wet clutch.