4 Kebiasaan Buruk Pengendara Motor di Indonesia yang Harus Dihindari
0
80

4 Kebiasaan Buruk Pengendara Motor di Indonesia yang Harus Dihindari

Mengendarai sepeda motor ada aturannya yang jika dilanggar bisa terkena tilang. Aturan ini berlaku di berbagai negara termasuk di Indonesia. 

 

Sayangnya, banyak orang yang masih mengabaikan peraturan berkendara sepeda motor dan terbiasa berkendara tak sesuai aturan. Karena menjadi kebiasaan, hal ini tampak menjadi biasa saja dan terkesan wajar.

 

Berikut ini beberapa kebiasaan buruk berkendara sepeda motor yang harus dihindari: 

 

  1. Tak Gunakan Helm 

 

Helm adalah perangkat keselamatan yang harus digunakan pengendara sepeda motor saat berkendara. Sayangnya, masih banyak sekali pengguna sepeda motor yang mengabaikan hal ini. Apalagi saat berkendara dalam jarak dekat, banyak orang yang memilih tak kenakan helm. 

 

Padahal, harusnya helm digunakan meski jarak yang ditempuh tak jauh. Karena, risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. 

 

  1. Modifikasi Motor Ngawur 

 

Memodifikasi motor tak sesuai aturan adalah salah satu pemandangan yang sering kita lihat. Seperti knalpot yang sangat berisik atau lampu yang terlalu silau. Hal ini tentu saja sangat mengganggu dan merugikan pengguna jalan lain. 

 

  1. Terobos Lampu Merah 

 

Salah satu yang sering terjadi adalah pengendara motor yang nekat terobos lampu merah. Hal ini padahal sangat berbahaya dan bisa memicu terjadinya kecelakaan beruntun. 

 

  1. Menggunakan Jalur yang Tak Seharusnya

 

Pemandangan yang amat mengganggu juga terjadi saat pengguna sepeda motor menggunakan jalur kendaraan lain seperti gunakan jalur busway. Selain itu, banyak juga sepeda motor yang nekat berkendara di trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki. 

 

Tak jarang banyak orang yang memilih melawan arus di jalan searah dengan alasan jarak yang lebih dekat alias jalan pintas

 

Itu dia beberapa kebiasaan buruk pengendara Indonesia yang harus dihindari. Sangat penting untuk memahami bahwa keselamatan berkendara bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga orang lain. Dengan berkendara sesuai aturan, kita sudah bersikap hormat dan menghargai hak orang lain untuk merasa aman dan nyaman di jalan.