Dok. Gila Motor (Latanza/Yefta)
0
605

Jonathan Rea Berharap Hasil di Mandalika Lebih Baik dari WSBK Australia

Jonathan Rea dari tim Kawasaki Racing Team WorldSBK mengungkapkan harapannya untuk memenangkan sebuah balapan dan memulai musim dengan tepat. Rea merasa kecewa dengan hasil yang diraih di Australia karena timnya tidak berhasil meraih poin seperti yang diharapkan. Rea mengaku sulit untuk menarik kesimpulan besar atas hasil yang diraih karena motor yang digunakan memilkeseimbangan yang berbeda dengan motor yang digunakan pada saat tes.

Rea berharap dapat menjadi lebih kompetitif pada akhir pekan ini dengan menggunakan motor yang seharusnya dapat bekerja dengan baik. Meskipun targetnya adalah lebih dari sekadar podium, Rea mengaku bahwa timnya memiliki peluang besar untuk bisa bersaing di podium. Ia ingin memenangkan sebuah balapan untuk memulai musim dengan tepat.

Dok. Gila Motor (Latanza/Yefta)

Meskipun Rea merasa kecewa dengan hasil yang diraih di Australia, ia yakin timnya dapat menjadi lebih baik pada balapan berikutnya. Rea dan timnya berusaha untuk tidak terlalu terbebani dengan hasil yang diraih sebelumnya dan fokus untuk dapat bersaing dengan baik pada balapan berikutnya, baik dalam kondisi cuaca basah atau kering.

Jonathan Rea lahir pada tanggal 2 Februari 1987 di Ballymena, Irlandia Utara. Ayahnya, Johnny Rea, adalah seorang pembalap motor yang sukses di Irlandia Utara. Oleh karena itu, Rea telah terpapar pada dunia balap sejak usia dini.

Pada tahun 2003, Rea memulai debutnya di Kejuaraan Dunia Supersport (World Supersport Championship) dengan balapan untuk tim Ten Kate Honda. Dia finis di urutan ke-14 pada debutnya di sirkuit Monza. Pada tahun 2005, Rea menyelesaikan musim Supersport di peringkat keenam dan memenangkan gelar Rookie of the Year.

Rea pindah ke Kejuaraan Dunia Superbike (World Superbike Championship) pada tahun 2008, bergabung dengan tim Hannspree Ten Kate Honda. Pada musim perdananya, Rea meraih satu podium dan finis di urutan ke-12 dalam klasemen akhir. Dia mengalami beberapa cedera dan kesulitan pada musim 2009 dan 2010, tetapi tetap mampu meraih beberapa podium.

Dok. Gila Motor (Latanza/Yefta)

Pada tahun 2011, Rea pindah ke tim Castrol Honda dan memenangkan dua balapan, membuatnya finis di urutan keempat di klasemen akhir. Rea bertahan dengan tim Castrol Honda selama tiga tahun lagi dan meraih total enam kemenangan dan 30 podium.

Pada tahun 2015, Rea pindah ke tim Kawasaki Racing Team dan mengalami musim yang luar biasa. Dia memenangkan 14 balapan dan meraih gelar juara dunia Superbike pertamanya. Rea berhasil mempertahankan gelar juara dunianya pada musim 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, dan 2021, menjadikannya pembalap pertama yang berhasil meraih enam gelar juara dunia Superbike berturut-turut.

Selama karirnya, Rea telah memenangkan 122 balapan Superbike, menjadikannya pembalap paling sukses dalam sejarah World Superbike Championship. Dia juga telah memenangkan tiga belas balapan Supersport dan finis di urutan kedua dalam klasemen akhir pada musim 2009. Rea dikenal sebagai pembalap yang sangat konsisten dan memiliki kemampuan untuk memenangkan balapan di sirkuit-sirkuit yang berbeda. Dia juga telah memenangkan beberapa penghargaan, termasuk Penghargaan OBE pada tahun 2017.