Dok. Foto: Cycleworld.com
0
172

Tips Aman Memilih Motor Bekas, Jangan Sampai Menyesal!

Membeli motor bekas memang cukup menggiurkan karena harganya murah, tetapi memilihnya cukup tricky. Jika tidak memilih motor bekas dengan benar, bisa saja kita memilih motor yang rusak.

Untuk itu, ada beberapa tips memilih motor bekas agar kualitasnya masih bagus. Berikut beberapa tips memilih motor bekas yang kondisinya masih baik:

1. Periksa kondisi fisik motor

Memeriksa fisik motor ini sangat penting saat akan membeli motor bekas. Periksa body motor dan pastikan tak banyak goresan, retak, penyok, atau pecah.

Jangan lupa juga untuk memastikan baut motor lengkap dan terpasang kencang. Selain itu, periksa juga apakah suku cadang yang terpasang asli atau sudah diganti. Suku cadang yang masih asli jauh lebih diutamakan.

2. Cek harga pasaran

Jangan sampai membeli motor bekas dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasaran. Sebelum membeli motor bekas, harus memastikan dulu harga pasarannya motor yang akan dibeli. Motor yang diproduksi dengan tahun lebih muda pastinya harganya lebih tinggi.

3. Periksa nomor rangka dan mesin motor

Jangan lupa juga mematikan nomor rangka dan nomor mesin motor yang sama dengan yang tertera pada STNK dan BPKB.

Cara untuk memastikan nomor rangka asli adalah dengan meraba dengan tangan nomor rangka dan nomor mesin motor. Anda harus memastikan bahwa cetakan tersebut tidak terasa kasar.

Jika cetakan terasa kasar, patut dicurigai bahwa motor tersebut merupakan motor curian. Biasanya para penadah motor curian menyamarkan nomor rangka dan mesin motor dengan cara diketok agar calon pembeli tertipu.

4. Periksa mesin motor

Kondisi mesin yang masih bagus sangat penting pada motor bekas yang akan dibeli. Ada beberapa ciri mesin yang masih bagus, yakni: mesin tidak sulit saat diengkol, mein motor langsung menyala saat dinyalakan dengan electrick starter karena akinya berarti masih bagus, setelah mesin menyala jangan langsung digas untuk melihat mesin mati mendadak atau tersendar yang berarti mesin bermasalah.

5. Periksa oli motor

Dengan memeriksa oli motor, kita bisa melihat apakah motor tersebut dirawat dengan baik atau tidak. Jika kondisi oli masih baik, artinya motor tersebut diganti olinya secara berkala dengan teratur.

Oli berwarna hitam artinya harus segera diganti, oli berwarna coklat artinya oli masih bisa dipakai, sementara oli berwarna putih susu artinya mesin motor kemasukan air atau terendam banjir.

6. Test drive

Langkah yang tak boleh dilewatkan adalah mencoba test drive. Test ini akan menjadi pertimbangan terakhirmu apakah akan membeli motor tersebut atau tidak. Jika harga cocok, kondisi motor masih baik, test drive nyaman, maka motor layak dibeli.

Dari test drive ini juga bisa untuk mengecek apakah ada kebocoran pada oli atau air radiator setelah motor berjalan di sela-sela mesin. Dengan test drive juga bisa kelihatan apakah motor bergetar biasa atau bergetar terlalu kencang. Sistem kelistrikan, juga bisa dicek saat lakukan test drive.

Itu dia beberapa tips yang harus diperhatikan sebelum memutuskan membeli motor bekas.