0
636

Triumph T140 Bonnevile 750 : Ontoseno, Kesatria Zaman Milenial di Kustomfest 2019

Gilamotor.com – Retro Classic Cycles menjadi workshop yang selalu menggarap lucky draw dari Kustomfest, memasuki tahun ke-8 Kustomfest 2019 dengan tema Back To The Roots lucky draw tahun ini dinamakan ‘Ontoseno’ Gilmoters.

Untuk mengenal lebih dekat Otoseno, Lulut Wahyudi Direktur Kustomfest coba menjabarkan nama Ontoseno pada motor lucky draw Kustomfest 2019 dengan basic Triumph T140 Bonnevile 750.

(Baca juga: Parjo Movement Jadi Ajang Transaksi Kebutuhan Otomotif)

Dahulu kala Ontoseno merupakan Satria Pandawa, putra Werkudoro (Bimo) yang mengorbankan dirinya untuk kemenangan dan kejayaan Pandawa di perang Baratayudha. Menurut Lulut, pengorbanan seperti yang dilakukan Ontoseno tersebut sudah sangat langka di zaman milenial seperti sekarang ini Gilmoters.

“Pengorbanan yang dilakukan era sekarang ini kebanyakan disisipi kepentingan tertentu, bukan pengorbanan demi kebaikan bersama. Dan ini saya terapkan pada Ontoseno yang berwujud motor kustom yang menganut style Flat Race,” kata Lulut.

Gaya flat track tentunya untuk  menyesuaikan salah satu program balap flat track race dalam Kustomfest 2019 ddan terbilang baru Gilmoters. Bakan Frame dan basis mesin Ontoseno diambil dari Triumph T140 Bonnevile 750, motor buatan inggris yang paling sukses di dunia.

Motor ini begitu tenar di ajang balap dunia, apalagi saat itu balap Production TT (Tourist Trophy) adalah balapan yang sangat prestisius, dan di Balap TT itulah nama Bonneville menjadi tenar. Motif kotak-kotak pada tangki bahan bakar merupakan cerminan visual dari sosok Ontoseno sesungguhnya yang menggunakan balutan bermotif kotak-kotak.

“Di dunia pewayangan, sosok Ontoseno tidak se-populer Gatotkaca yang sudah punya nama besar. Meski tidak populer, namun Ontoseno berani mengambil keputusan atas dasar kecintaannya yang besar atas negara yang ia sayangi. Hal tersebut yang mendasari saya memilih sosok Ontoseno,” papar Lulut.

Ontoseno dinilai sosok yang representasi nyata tentang jiwa dan spirit berani berkorban demi negara dan orang-orang yang dicintainya. Dengan kehadiran Ontoseno di Kustomfest 2019, Lulut berharap kepada generasi muda untuk tidak hanya nenuntut dari sekelilingnya termasuk dari orang tua maupun negara.

“Jika hal dasar tadi tertanam dengan baik, dengan begitu orang tersebut akan masuk pada level berpikir yang seimbang. Tidak hanya menuntut, namun juga berpikir apa yang bisa diberikan dan dikorbankan,” tambah Lulut.

FRAME:

Frame : Triumph T140 Bonneville 750 (oil in frame)

ENGINE:

Engine : Twin, four stroke 750cc

Ignition : Amal

Charging system : Amal

Carburetor : Keihin PWK 28 Sudco – Dual Carb

Exhaust : : Kustom Exhaust by Retro Classic Cycles.

Transmission :5 Speed

BODY :

Gas tank : Kustom by Retro Classic Cycles.

Front fender : Alloy Fender Kustom by Retro Classic Cycles

Rear fender : Alloy Fender Kustom by Retro Classic Cycles

Oil tank : Oil in Frame

SUSPENSION

Front suspension : Telescopic 36mm

Rear end : Absorber 335mm / 13,2’ eye to eye

Triple Tree : Kustom Made by Retro Classic Cycles

CONTROL SYSTEM :

Handlebar : Classic dirt bike handle bar 7/8 inch

Hand control : Aftermarket

Foot control : Mid Control Position

WHEELS & TIRES :

Front wheel : 19 inch spoke

Front tires : 3.50 / 19’ spoke

Rear Wheel : 18 inch spoke

Rear Tires : 4.00 – 18’’

BRAKE SYSTEM :

Front brake : Single disc / 2 piston calliper

Rear brake : Expanding brake

ELECTRICAL :

Head light : No Way – only for race.

Tail light : No Way – only for race

Battery : 12v – 8 ampere

PAINTING :

Color : Kustom Painting “chillie Spicy Red”

Painter : Danny Hacka “Hacka Pinstriping”

Seat : Classic Ribbed