Foto: wsj.net
0
260

Produk Aditif Penambah Oktan Dimata Pertamina, Mitos Atau Fakta

Gilamotor.com – Saat ini banyak banget produk aditif yang ada di pasaran mulai dari berbentuk pil dan cair, namun hal ini masih jadi pro kontra di berbagai kalangan mulai dari penjual hingga konsumennya Gilmoters.

Berbagai kemudahan dan keunggulan ditawarkan bagi Gilmoters yang menggunakan BBM dengan oktan rendah akan mendapatkan oktan lebih tinggi ketika menggunakan produk aditif ini.

(Baca juga: Kenali Ciri – Ciri V-Belt Motor Matic Yang Akan Putus)

Sementara jika kita melihat kebelakang biasanya setiap kendaraan sudah memiliki referensi untuk BBM dengan kadar oktan yang telah ditentukan seperti Premium RON (nilai oktan) 88, Pertalite RON 90, Pertamax RON 92 dan Pertamax Plus RON 95.

Bilangan oktan adalah angka tekanan yang diberikan sebelum bensin terbakar, didalam mesin campuran udara dan bensin dalam bentuk gas. Jika campuran gass ini terbakar karena tekanan yang tinggi maka akan terjadi knocking atau lebih kita kenal suara ngelitik, sehingga lama kelamaan kocking akan membuat mesin cepat rusak Gilmoters.

PT Pertamina sebagai BUMN pengelola minyak dan gas bumi di Indonesia yang diwakili oleh Probo Prasidhahayu Pertamina Sales Area Manager Retail Banten menyatakan, sebaiknya hindari penggunaan aditif oktan tersebut. Uji mutu dari produk yang ada dipasaran juga belum diketahui secara pasti.

“Penggunaan aditif oktan belum bisa diketahui secara pasti manfaatnya. Penggunaan produk tersebut hanya bersifat sugesti, sebab belum jelas mengenai uji mutunya,” tegas Probo dalam acara Ngobrol Virtual Dulu bersama Forum Wartawan Otomotif (FORWOT).

Probo juga mengatakan untuk mendapatkan nilai oktan penghitungannya cukup rumit dan tidak semudah yang Gilmoters bayangkan. Oleh sebab itu Gilmoters lebih disarankan untuk menggunakan BBM dengan nilai oktan yang sudah disesuaikan oleh pabrikan masing motor.

“Sebaiknya beli saja BBM yang sesuai dengan kemdaraan, karena BBM tersebut tentunya sudah melewati uji mutu yang ditentukan dan sudah pasti kualitasnya,” kata Probo.

Jadi bisa disimpulkan setiap kendaraan memerlukan nilai oktan yang tepat agar motor tidak mengelitik dan penggunaan produk aditif tanpa ada data dapat dipastikan hanya mitos atau sugest dari masing – masing pengendara saja Gilmoters.