Foto: Dok. Wahanahonda.com
0
47

Penyebab Motor Mati Mendadak

Saat berkendara menggunakan sepeda motor, tentu akan sangat menyebalkan jika di tengah perjalanan motor malah mati mendadak alias mogok. Apalagi, jika keadaan tersebut terjadi saat malam hari atau di tempat terpencil yang jauh dari bengkel. Akhirnya, motor terpaksa harus didorong.

Tapi, dengan mengenali apa saja penyebab motor mati mendadak, pemilik sepeda motor akan bisa mengantisipasi agar hal tersebut tidak sampai terjadi. Jadi, jika suatu saat motor mati mendadak, maka kita bisa dengan segera mencari solusinya. Ada beberapa faktor yang biasanya menyebabkan motor mati mendadak.

Motor yang mati mendadak saat jalan biasanya disebabkan oleh kehabisan bahan bakar. Bisa juga karena lupa mengisi bensin. Sebaiknya, hilangkan kebiasaan tersebut. Sebab, jika sampai benar-benar kosong, dapat menyebabkan pompa bahan bakar yang berada di dalam tangki mengalami kerusakan. Bukan tidak mungkin jika kerusakan tersebut akan merembet ke komponen lainnya.

Salah satu penyebabnya adalah ventilasi tangki bensin yang tersumbat. Jangan anggap remeh, lubang kecil yang ada di tutup tangki ini memiliki peran besar untuk membuat bahan bakar yang ada di dalam tangki dapat mengalir. Jika lubang tertutup, sirkulasi udara tidak lancar. Sehingga, tidak ada udara yang bisa masuk untuk menekan bahan bakar agar mengalir.

Foto: Dok. Semisena.com

Selain itu, bisa juga karena main jet yang ada di ruang bakat tersumbat atau mampet. Hal ini berlaku untuk para pengguna motor yang masih menggunakan karburator. Tugas main jet adalah untuk mengeluarkan bensin dari ruang pelampung menuju intake manifold. Jika sampai tersumbat, bensin tidak akan mengalir dan mengakibatkan mesin menjadi mogok.

Faktor lainnya adalah busi motor yang mengalami masalah atau sudah waktunya diganti. Busi yang kotor dapat berdampak pada kinerja mesin yang tidak maksimal. Biasanya, busi yang mengalami masalah akan mengeluarkan gejala-gejala, seperti performa mesin yang menurun, mesin susah dihidupkan, dan lainnya.

Motor yang mati mendadak juga bisa diakibatkan oleh mesinĀ  yang mengalami overheat atau panas berlebihan. Saat di perjalanan, mungkin kita tidak menyadari bahwa temperatur mesin terlalu tinggi dan memaksa kinerja mesin. Sehingga, motor pun akhirnya mati mendadak.

Faktor lainnya bisa dikarenakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang tidak sesuai dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan. Dengan kata lain, nilai oktan yang digunakan terlalu rendah dari yang diminta oleh spesifikasi mesin.

Foto: Dok. Honda

Faktor berikutnya yang dapat menyebabkan motor mati mendadak adalah filter udara yang kotor. Perlu diketahui bahwa pembakaran yang sempurna membutuhkan udara yang bersih dengan jumlah yang tepat. Saat filter udara tersumbat karena kotoran yang terlalu menumpuk, maka jumlah udara yang masuk akan menjadi sedikit.

Faktor yang paling terburuk adalah pemasangan klep atau katup yang tidak tepat. Jika klep pada mesin dipasang terlalu rapat atau tidak ada celah, maka mesin bisa mudah sekali untuk cepat panas dan berujung overheat hingga mogok.

Untuk itu, penting bagi pemilik motor melakukan perawatan secara rutin atau berkala. Sehingga, jika ada komponen yang mengalami masalah atau sudah menurun performanya, dapat langsung diperbaiki atau diganti dengan yang baru, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Servis berkala perlu dilakukan, setidaknya setiap dua bulan sekali atau setiap ganti oli mesin. Sehingga, performa mesin dan komponen lain dapat tetap terjaga. Dengan begitu, pengeluaran yang lebih besar untuk perbaikan motor juga dapat terhindarkan atau diminimalisasi.