Foto: Reddit.com
0
45

Lewati Tanjakan Pakai Motor Matik, Begini Caranya

Motor dengan transmisi matik memang saat ini tengah diminati oleh berbagai macam kalangan masyarakat. Salah satu alasannya adalah mengoperasikan motor ini tidak terlalu rumit dan hanya tinggal gas rem saja.

Namun motor ini tidak memiliki perpindahan gigi layaknya motor bertransmisi manual yang beredar ke pasaran. Untuk membuat motor ini semakin cepat, pergeseran torsi dan tenaganya diatur oleh CVT yang mengandalkan sebuah belt untuk dapat menggerakan roda belakang.

Sebuah motor matik tentu memiliki kekurangan jika dibandingkan dengan motor bertransmisi manual ketika melewati sebuah jalanan dengan kontur menanjak. Ketika menggunakan motor matik dan melewati jalanan yang memiliki kontur menanjak, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar kita bisa melewatinya dengan mudah dan tidak membuang konsumsi bbm lebih besar.

Tanjakan yang panjang dan terjal umumnya kita temukan di daerah pegunungan atau ketika kita sedang melewati sebuah lembah. Bagi penduduk kota besar, kontur jalan seperti itu hanya kita temui ketika sedang melakukan touring.

Untuk itu, ketika kita akan melakukan touring kita harus mengetahui terlebih dahulu kondisi jalan yang akan kita lalui. Ketika ada jalan yang memiliki kontur menanjak, tentu kita harus mempersiapkan motor dengan lebih teliti lagi.

Utamanya, sebelum melakukan perjalanan tersebut kita harus melakukan persiapan pada motor yang akan kita gunakan. Persiapan yang bisa dilakukan adalah dengan mengecek bagian mesin hingga cvt pada motor matik kita. Selain harus memiliki mesin dengan kondisi yang prima, kita juga harus memperhatikan kondisi cvt juga.

Foto: Dok. Wahanamotor.com

Karena nyawa utama dari sebuah motor matik berada di bagian cvt, maka bagian tersebutlah yang harus benar-benar kita perhatikan. Bahkan tidak ada salahnya kita mengganti roller pada motor kita dengan yang baru. Selain Roller, Belt pun tidak ada salahnya jika kita melakukan penggantian.

Pasalnya, roda belakang pada motor matik itu bisa bergerak lantaran belt yang ada didalam cvt dijepit oleh pulley yang digerakkan oleh mesin. Belt tersebut pun ikut menggerakkan roda belakang melalui pulley yang ada di bagian belakang.

Jika belt sudah mulai ada getas, kita harus segera menggantinya dengan yang baru. Hal tersebut bertujuan agar tenaga dari mesin ke roda belakang bisa tersalurkan dengan sempurna. 

Ketika motor matik kita sudah dipastikan dalam kondisi prima, kita tidak bisa sembarangan melibas tanjakan tinggi. Ada beberapa cara yang harus dilakukan agar bisa dengan aman melewati tanjakan tersebut.

Ketika melewati tanjakan, kita harus membuka gas dengan perlahan. Dengan cara tersebut, torsi yang dikeluarkan oleh mesin dapat tersalurkan dengan baik ke roda belakang. Jika memang tanjakan yang kita lalui dalam kondisi kosong, ada baiknya kita melewatinya dengan cara zig-zag. Dengan itu, meski memiliki sudut tanjakan yang curam, motor tidak perlu membuka gas lebih besar karena kita bisa memanfaatkan momentum zig-zag layaknya melewati tanjakan landai.