Foto: Dok. Autos.id
0
360

Usia Pakai Ban Motor, Kapan Idealnya Harus Ganti?

Pada sepeda motor, salah satu komponen yang fungsinya sangat vital adalah bagian ban. Sebab, komponen ini yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Sehingga, penting untuk memperhatikan kondisinya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.

Namun, sebagian orang masih melakukan kesalahan ketika ingin mengganti ban sepeda motor mereka. Tak sedikit pemilik sepeda motor yang menunggu bannya hingga botak, baru diganti dengan yang baru.

Untuk diketahui, setiap ban yang diproduksi oleh pabrikan mana pun, pasti memiliki Tread Wear Indicator (TWI). Fitur inilah yang digunakan untuk menandakan tingkat keausan dari alur ban.

Foto: Dok. Offair.id

Jadi, jika telapak ban sudah mengenai batas tersebut, maka itu artinya sudah waktunya untuk melakukan penggantian ban. Sehingga, tidak sulit bagi pemilik motor untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan penggantian ban.

TWI sendiri biasanya terletak pada bagian tengah telapak ban. Biasanya, TWI juga dapat ditemukan pada dinding ban dengan tan segitiga yang mengarahkan di mana indikator keausan ban tersebut.

Jika menunggu sampai telapak ban menjadi botak, maka akan mengganggu keamanan dan kenyamanan berkendara. Ban menjadi licin, sehingga sangat berbahaya untuk digunakan ketika hujan atau kondisi jalan basah.

Foto: Dok. Autos.id

Hal ini dikarenakan pembuangan air pada alur ban sudah tidak lagi maksimal. Begitu pula ketika melewati jalan yang berpasir atau kerikil. Jika alur ban masih tebal, maka saat melewati jalan aspal berpasir akan membantu karena masih ada area buang atau alur ban tersebut.

Jadi, jangan sepelekan urusan mengganti ban sepeda motor. Sebab, kondisi ban akan sangat berkaitan dengan keselamatan penggunanya.