2
1025

Ada Apa Dengan Rossi?

Ada Apa Dengan Rossi.
GILAMOTOR.com. – Sebelum Valentino Rossi bergabung besama tim Ducati, pebalap asal Italia ini terlihat nyaris tak pernah mendapat kesulitan untuk menemukan formula setingan motor tunggangannya. Bahkan saat bersama Yamaha, dirinya nyaris memuncaki setiap seri di setiap musim.
Namun saat bergabung besama tim pabrikan asal negaranya sendiri, Ducati, Rossi seperti kehilangan kekuatan untuk menaklukkan tunggangannya. Dari 9 seri yang sudah berlalu di musim 2011, hasil terbaiknya hanya bertengger di podium ke tiga di La Mans. Selebihnya, dia jauh dari hasil sempurna.
Jika melihat tahun sebelumnya saat Ducati diperkuat oleh Stoner, dia berhasil memenangkan 3 dari 6 balapan terakhir tahun lalu. Stoner finish ke dua di Valencia pada seri akhir musim 2010.
Rossi bergabung bersama Ducati, ada harapan besar yang diletakkan di punggung Ducati dan diharapkan mampu memberikan perubahan pada Ducati yang diakui sangat sulit untuk ditaklukkan.
Dia dan kepala krunya telah bekerja keras untuk memperbaiki motor Ducati, dan Ducati tampaknya telah memberikan semua sumber daya yang diminta untuk mencapai hal itu. Namun tetap saja, Rossi sepertinya belum menemukan formula yang tepat untuk motor yang satu ini.
Selama kualifikasi dan balapan dari separuh musim 2011, Rossi nyaris tak pernah berada di barisan terdepan. Mengutip dari laman motorcycledaily yang mengatakan bahwa Rossi kehabisan alasan. Dia dan kepala krunya sesungguhnya punya banyak waktu untuk mengembangkan motor, tetapi tampaknya belum terlihat hasil yang memuskan.
Hal ini juga yang menimbulkan banyak pertanyaan dari berbagai kalangan karena tak sesuai dengan yang diperkirakan. Seperti dilansir motorcyclenews, Kevin Schwant, adalah satu dari sekian banyak yang mempertanyakan performa The Doctor musim balap 2011 bersama Ducati. Schwant adalah juara dunia kelas 500 cc pada 1993.
“Saya terkejut. Saya pikir sudah banyak motor berbeda yang pernah ditunggangi Rossi dan semuanya terlihat baik-baik saja karena dia dengan segera bisa menemukan cara untuk mengatasinya. Mungkin tak semuanya berjalan mulus, tetapi paling tidak dia secara konsisten bisa bertarung di posisi lima besar dan mungkin beberapa kali meraih podium,” ujar Schwant.
Dibanding Stoner saat masih menunggangi Ducati, performa pebalap berusia 32 tahun ini sangat berbeda. Jauh dari perkiraan banyak kalangan.
Ada apa dengan Rossi? Mungkinkah musim balap 2012 dengan mesin 1000 cc akan berbeda? Kita lihat saja nanti.

GILAMOTOR.com. – Sebelum Valentino Rossi bergabung dengan tim Ducati, pebalap asal Italia ini terlihat nyaris tak pernah mendapat kesulitan untuk menemukan formula setingan motor tunggangannya. Bahkan saat bersama Yamaha, dirinya nyaris memuncaki setiap seri di setiap musim.

Namun saat bergabung besama tim pabrikan asal negaranya sendiri, Ducati, Rossi seperti kehilangan kekuatan untuk menaklukkan tunggangannya. Dari 9 seri yang sudah berlalu di musim 2011, hasil terbaiknya hanya bertengger di podium ke tiga di Le Mans. Selebihnya, dia jauh dari hasil sempurna.

Jika melihat tahun sebelumnya saat Ducati diperkuat oleh Stoner, dia berhasil memenangkan 3 dari 6 balapan terakhir tahun lalu. Stoner finish ke dua di Valencia pada seri akhir musim 2010.

Rossi bergabung bersama Ducati, ada harapan besar yang diletakkan di punggung nya dan diharapkan mampu memberikan perubahan pada Ducati yang diakui sangat sulit untuk ditaklukkan.

Dia dan kepala krunya telah bekerja keras untuk memperbaiki motor Ducati, dan Ducati tampaknya telah memberikan semua sumber daya yang diminta untuk mencapai hal itu. Namun tetap saja, Rossi sepertinya belum menemukan formula yang tepat untuk motor yang satu ini.

Selama kualifikasi dan balapan dari separuh musim 2011, Rossi nyaris tak pernah berada di barisan terdepan. Mengutip dari laman motorcycledaily yang mengatakan bahwa Rossi kehabisan alasan.

Dia dan kepala krunya sesungguhnya punya banyak waktu untuk mengembangkan motor, tetapi tampaknya belum terlihat hasil yang memuskan.

Hal ini juga yang menimbulkan banyak pertanyaan dari berbagai kalangan karena tak sesuai dengan yang diperkirakan. Seperti dilansir motorcyclenews, Kevin Schwant, adalah satu dari sekian banyak yang mempertanyakan performa The Doctor musim balap 2011 bersama Ducati. Schwant adalah juara dunia kelas 500 cc pada 1993.

“Saya terkejut. Saya pikir sudah banyak motor berbeda yang pernah ditunggangi Rossi dan semuanya terlihat baik-baik saja karena dia dengan segera bisa menemukan cara untuk mengatasinya. Mungkin tak semuanya berjalan mulus, tetapi paling tidak dia secara konsisten bisa bertarung di posisi lima besar dan mungkin beberapa kali meraih podium,” ujar Schwant.

Dibanding Stoner saat masih menunggangi Ducati, performa pebalap berusia 32 tahun ini sangat berbeda. Jauh dari perkiraan banyak kalangan.

Ada apa dengan Rossi? Mungkinkah musim balap 2012 dengan mesin 1000 cc akan berbeda? Kita lihat saja nanti.

Penulis/Foto : @jayadi72/MotoGP

2 COMMENTS