Dok. Bikerestart
0
327

Cara Merawat Sekring Motor

Sekring motor merupakan komponen kelistrikan yang penting. Umumnya, sekring motor menjadi pengaman pada sepeda motor agar tidak terjadi korsleting listrik, atau bisa dikatakan sekring motor berfungsi sebagai pengaman saat terjadi hubungan arus pendek.

Sekring motor biasanya memiliki lebih dari 1 di tiap motor, dan terletak pada area penyimpanan aki, yakni dekat dengan pijakan pengendara tergantung model dan merek motor..

Perlu diketahui, jika motor tidak dilengkapi dengan sekring atau sekringnya bermasalah, maka kendaraan yang digunakan bisa saja mogok hingga terbakar. Hal ini lantaran sekring berfungsi melindungi komponen elektrik agar tidak terjadi kerusakan. Lantas, dengan adanya sekring motor, maka rangkaian listrik akan terjamin keamanannya dan menghindari terjadinya korsleting atau aliran arus listrik berlebih.

Penting untuk diketahui, jika sekring motor putus atau rusak, biasanya akan menimbulkan masalah terhadap komponen motor lainnya. Umumnya, sekring yang rusak akan ditandai dengan lampu atau klakson yang tidak bisa nyala meski motor dalam keadaan hidup.

Selain itu, beban listrik berlebih juga akan menyebabkan sekring rusak atau putus, bahkan bisa terbakar. Jika seperti ini, pengendara perlu mengganti sekring yang dimiliki.

Lalu, bagaimana cara merawat sekring motor? simak informasinya berikut ini.

1. Jangan melakukan modifikasi pada motor secara berlebih

Bagi yang doyan otomotif, biasanya kerap melakukan modifikasi pada motornya, termasuk mengubah sekring agar mampu menahan beban listrik yang lebih besar. Namun, rupanya hal ini dinilai berbahaya. Sebab, umumnya, spesifikasi sekring standar pabrikan sudah diperhitungkan secara cermat oleh produsen motor. Tentu saja, perhitungan ini telah disesuaikan dengan spesifikasi kabel dan arus listrik pada tiap komponen motor.

Jika masih ngeyel menggunakan sekring di luar standar pabrik, maka bisa saja terjadi hubungan arus pendek atau korsleting. Jika sudah seperti ini, dikhawatirkan akan kebakar.

2. Waspada gigitan hewan

Gigitan hewan bisa menjadi ancaman bagi kabel kelistrikan. Sebab, nantinya motor akan sulit dinyalakan lantaran kabel yang rusak akibat gigitan hewan. Sehingga, penting untuk menghindari memarkir atau menyimpan kendaraan pada tempat yang berpotensi ada hewan-hewan seperti tikus.

3. Perhatikan kualitas dan ketebalan kawat sekring

Apabila sekring tidak berfungsi dengan baik, bisa jadi disebabkan oleh kualitas dan ketebalan sekring yang kurang baik. Biasanya, jika kondisinya terlalu tipis, maka ketika terpasang box akan terasa longgar. tak hanya itu, sekring yang terlalu tipis juga akan mempengaruhi arus aliran listrik.

4. Jangan lupa untuk melakukan pengecekan ke bengkel

Jika motor yang dikendarai mengalami permasalahan kelistrikan, seperti lampu tidak mau menyala atau bahkan motor yang tidak bisa dihidupkan, maka segera lakukan pengecekan ke bengkel-bengkel resmi terpercaya. Bisa jadi motor yang kau miliki memiliki masalah pada bagian sekringnya. Sehingga, kalau sudah begitu, sebaiknya segera lakukan penggantian sekring.

Itu dia beberapa cara merawat sekring motor agar tidak cepat mengalami kerusakan.