0
1520

Touring Dari Paris Ke Afrika Dengan Super Tenere

Touring Dari Paris Ke Eropa Dengan Super Tenere
PARIS.- Apa yang anda pikirkan jika anda adalah salah satu dati tujuh orang yang terpilih sebegai peserta touring dari Paris ke Afrika dengan Yamaha Super  Tenere? Tentunya akan menjadi pengalaman yang mengagumkan bukan? Atau mungkin takkan terlupakan.
Ya. Dalam merayakan kedatangan Super Tenere generasi terbaru di Eropa, Yamaha mengadakan touring bertajuk Rider for Life 2010 yang akan menempuh perjalanan dari Paris ke Afrika. Dalam hal ini, Yamaha memberikan kesempatan kepada tujuh biker petualang sejati untuk merasakan pengalaman berbeda dalam menaklukan tantangan dengan Super Tenere XT 1200 Z.
Perjalanan melintasi beberapa Negara dengan jarak ribuan kilometer tersebut akan memulai perjalanannya dari bawah menara Eiffel,  Paris  menuju Lison (Portugal) dan berlanjut ke Maroko (Afrika Utara).
Tak sembarang orang, mereka adalah orang-orang pilihan yang telah diseleksi Yamaha dari 1000 orang yang memiliki keinginan sama untuk mecoba Super Tenere XT1200 Z. Ketujuh orang ini dipilih oleh juri kenamaan dari Yamaha seperti Stephane Peterhansel, David Fretigne, Franco Picco dan Helder Rodrigues.
Ketujuh orang yang beruntung adalah Davide Biga, Javier Lavernia, Yiannis Fanourakis, Tijn den Hartog, Wolfram Fees, Alain Antal, serta Jonathan Geoffrey.
Sperti dilasir riderforlife.super-tenere.com, Javier Lavernia adalah warga Spanyol yang lahir pada 21 Agustus 1973 yang setiap minggunya selalu berpetualang menempuh dilintasan off road dengan jarak lebih dari 150 km.
“Saya biasanya pergi ke acara balap motor di Barcelona, Valencia, Jerez, Albacete, Casteloli, Alcarras, dan lainnya. Aku pernah melakukan rally dari Altiplano, (Requena Spanyol) pada tahun 1990 dengan xt600” jelasnya.
Kini lelaki berkebangsaan Spanyol menjadi salah satu yang beruntuk mendapat kesempatan menjajal Super Tenere dari Paris ke Afrika.
“Saya tak percaya akan pernah memenangkan apapun sebelumnya. Pertama kali saya melihat nama saya di internet, saya sangat bahagia dan langsung memberitakan ke kerabat dekat,” kata Jonathan Geoffrey salah seorang peserta seperti dikutip autoevolution, Rabu (5/5).
Bicara masalah Super Tenere, Yamaha mengklaim bahwa Super Tenere telah dibekali dengan mesin baru 4-stroke, DOHC, inline 2-cylinder, 4 valve, fuel injected, twin spark. Mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 80.9kW / 110PS pada 7250 rpm dan torsi maksimum hingga 114.1 Nm / 11. 6kgfï½¥m pada 6000 rpm. Melihat torsi yang dihasilkan dari mesin ini, jelaslah sudah bahwa sang petualang Yamaha telah kembali.
Sistem pengontrol throttle dengan sistem YCC-T fly-by-wire sama seperti yang diterapkan pada R1, R6 dan V-MAX. Namun untuk Super Tenere ini Yamaha menambahkan bonus teknologi 3 tingkatan sistem traction control.
Pada Sistem pengereman Super Tenere, Yamaha membenamkan sistem ABS dan sebuah kombinasi sistem pengereman yang membantu mendistribusikan kontrol dan kenyamanan saat melakukan pengereman, terutama saat pengendara berdiri. Yamaha membuat sebuah ABS elektronik yang dikombinasikan dengan sistem pengereman menggunakan sensor kecepatan yang ditempatkan pada ban depan dan belakang.
Yamaha Super Tenere yang hadir dengan berbagai keunggulan yang diusungnya, diproyeksikan Yamaha untuk berhadapan dengan BMW R1200GS.

PARIS.- Apa yang anda pikirkan Anda jika Anda adalah salah satu dari tujuh orang yang terpilih sebegai peserta touring dari Paris ke Afrika dengan Yamaha Super  Tenere? Tentunya akan menjadi pengalaman yang mengagumkan bukan? Atau mungkin pengalaman yang takkan terlupakan.

Ya. Dalam merayakan kedatangan Super Tenere generasi terbaru di Eropa, Yamaha mengadakan touring bertajuk Rider for Life 2010 yang akan menempuh perjalanan dari Paris ke Afrika yang telah dimulai beberapa hari lalu. Dalam hal ini, Yamaha memberikan kesempatan kepada tujuh biker petualang sejati untuk merasakan pengalaman berbeda dalam menaklukkan tantangan dengan Super Tenere XT 1200 Z.

Perjalanan melintasi beberapa Negara dengan jarak ribuan kilometer tersebut akan memulai perjalanannya dari bawah menara Eiffel,  Paris,  menuju Lison (Portugal) dan berlanjut ke Maroko (Afrika Utara).

Tak sembarang orang, mereka adalah orang-orang pilihan yang telah diseleksi Yamaha dari 1000 orang yang memiliki keinginan sama untuk menjadi peserta touring dengan Super Tenere XT1200 Z. Ketujuh orang ini dipilih oleh juri kenamaan dari Yamaha seperti Stephane Peterhansel, David Fretigne, Franco Picco dan Helder Rodrigues.

Ketujuh orang yang beruntung adalah Davide Biga, Javier Lavernia, Yiannis Fanourakis, Tijn den Hartog, Wolfram Fees, Alain Antal, serta Jonathan Geoffrey.

Sperti dilasir riderforlife.super-tenere.com, Javier Lavernia adalah warga Spanyol yang lahir pada 21 Agustus 1973 yang setiap minggunya selalu berpetualang menempuh dilintasan off road dengan jarak lebih dari 150 km.

“Saya biasanya pergi ke acara balap motor di Barcelona, Valencia, Jerez, Albacete, Casteloli, Alcarras, dan lainnya. Aku pernah melakukan rally dari Altiplano, (Requena Spanyol) pada tahun 1990 dengan xt600” jelasnya.

Kini lelaki berkebangsaan Spanyol menjadi salah satu yang beruntung mendapat kesempatan menjajal Super Tenere dari Paris ke Afrika.

“Saya tak percaya akan pernah memenangkan apapun sebelumnya. Pertama kali saya melihat nama saya di internet, saya sangat bahagia dan langsung memberitakan ke kerabat dekat,” papar Jonathan Geoffrey, salah seorang peserta yang beruntung seperti dikutip autoevolution.

Bicara masalah Super Tenere, Yamaha mengklaim bahwa Super Tenere telah dibekali dengan mesin baru 4-stroke, DOHC, inline 2-cylinder, 4 valve, fuel injected, twin spark. Mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 80.9kW / 110PS pada 7250 rpm dan torsi maksimum hingga 114.1 Nm / 11. 6kgfï½¥m pada 6000 rpm. Melihat torsi yang dihasilkan dari mesin ini, jelaslah sudah bahwa sang petualang Yamaha telah kembali.

Sistem pengontrol throttle dengan sistem YCC-T fly-by-wire sama seperti yang diterapkan pada R1, R6 dan V-MAX. Namun untuk Super Tenere ini Yamaha menambahkan bonus teknologi 3 tingkatan sistem traction control.

Pada Sistem pengereman Super Tenere, Yamaha membenamkan sistem ABS dan sebuah kombinasi sistem pengereman yang membantu mendistribusikan kontrol dan kenyamanan saat melakukan pengereman, terutama saat pengendara berdiri. Yamaha membuat sebuah ABS elektronik yang dikombinasikan dengan sistem pengereman menggunakan sensor kecepatan yang ditempatkan pada ban depan dan belakang.

Yamaha Super Tenere yang hadir dengan berbagai keunggulan yang diusungnya, diproyeksikan Yamaha untuk berhadapan dengan BMW R1200GS.

Foto : rideforlife.super-tenere.com