3
300

Rekayasa Lalin Diberlakukan Selama Test Event Asian Games 2018

Gilamotor.com – Gilmoters yang sering melewat kawasan Senayan dan sekitarnya patut tahu nih. Karena mulai 8-15 Februari 2018, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) memberlalukan rekayasa lalu lintas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Hal ini dilakukan dalam rangka Test Event Asian Games 2018, Gilmoters. Lantaran pihak INASGOC menilai Test Event yang tersebar di tiga lokasi yaitu kawasan GBK, Hall ABC Kemayoran dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) nggak hanya membutuhkan kesiapan arena tanding.

Terlebih kesiapan arus lalu lintas pun berperan dalam pergerakan seluruh komponen yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Jadi untuk itula harus dilakukan uji coba agar saat gelaran Asian Games pada Agustus mendatang mobilitas para atlet dapat berjalan dengan efektif. Kan nggak lucu kalau ada atlet yang terlambat bertanding karena terjebak macet.

(Baca Juga : Banyak Motor Parkir Sembarangan, Tim Ucet Satlantas Polresta Depok Lakukan Hal Ini)

Dan untuk itulah, Polda Metro Jaya yang juga bagian dari INASGOC menggandeng Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan peraturan. Dengan melakukan penutupan dan pembukaan arus lalu lintas. Kegiatan itu dilakukan di sekitar GBK dan Wisma Atlet, PRJ Kemayoran dan juga TMII demi mempelancar perjalanan para atlet.

Dirlantas Polda Metro Jaya menjelaskan rekayasa lalu lintas meliputi pembatasan pintu masuk untuk menuju akses masuk dan keluar ke atau dari kawasan GBK. Bagi atlet, delegasi OCA, ofisial, serta personel yang terakreditasi akan melalui Pintu 7 (di depan TVRI atau jalan Graha Pemuda).

Sementara untuk pintu masuk dan keluar penonton demi keamanan akan diarahkan hanya melalui pintu Plaza Barat yang berada di jalan Asia Afrika.

“Jalan Graha Pemuda dan Asia Afrika pada hari Minggu 11 Februari sampai hari Selasa 13 Februari akan diberlakukan sistem buka-tutup. Untuk kendaraan umum dan memprioritaskan bagi kendaraan khusus untuk Test Event Asian GAmes 2018,” jelas Kombes Pol Halim Pagara.

Selain itu, jalur bus Transjakarta disepakati akan menjadi Asian Games Line. Sehingga kendaraan dengan stiker Asian Games bisa menggunakan jalur tersebut. Dan hingga kini, tengah dikoordinasikan dengan pihak Jasa Marga sebagai pengelola jalan tol dalam kota untuk menggunakan bahu jalan di jalan tol tersebut sebagai bagian dari Asian Games Line. (okz)

3 COMMENTS