0
282

Usai 5 Tahun PCX Hybrid Kembali Normal

Gilamotor.com – Sistem hybrid pada mobil ternyata berbeda dengan yang digunakan oleh Honda PCX Hybrid. Jika di mobil untuk menekan konsumsi bahan bakar, tetapi di motor hanya untuk akselerasi ditarikan gas awal.

Sudah sama sama kita ketahui bahwa basic mesin yang digunakan untuk Honda PCX adalah Vario 150 eSP, namun terdapat penyesuaian di beberapa bagian untuk menunjang bobot motor, selain itu untuk tampil lebih premium Honda memberikan teknologi Hybrid pada Honda PCX 150.

(Baca juga : Hadir Di GIIAS Evalube Ajak Konsumen Nonton MotoGP Thailand)

Berbekal baterai lithium ion 4 Ah dengan daya output 50,4 V. Baterai ini jadi sumber tenaga motor assist yang menghasilkan tenaga tambahan ke mesin. Motor listrik atau ACG berkerja untuk menambah tenaga mesin dan bukan menggerakkan roda.

Wedijanto Widarso, kata GM Technical Service Division AHM menjelaskan bahwa umur baterai bisa mencapai 5. “Setelah 4 tahun, performanya bakal turun. Tanpa baterai motor masih jalan, hanya saja fungsi assist tidak ada. Jadi PCX normal namanya,” ujarnya

Dilihat dari harga Honda PCX 150 – ABS adalah Rp 30.8 juta sedangkan PCX Hybrid Rp 40.3 juta, bukan berarti harga baterai mencapai 10 juta Gilmoters. Tetapi ada beberapa part pendukung yang membuat teknologi hybrid bekerja.

“Kontribusi paling besar tentu di baterai karena masih impor, kita belum bisa buat sendiri. Tapi selain itu ada hal lain, seperti controller di motor listriknya. karena itu konsumen sebaiknya rajin mengecek ke bengkel baterainya,” ungkapnya.

Jadi Gilmoters sudah paham kan kenapa PCX Hybrid memiliki harga mencapai Rp 40 jutaan, terlebih baterai yang masih diimpor loh.