4
7124

Gilmoters Geber CB150R SreetFire dan Verza 150 Di Sentul Kecil

GILAMOTOR.com – Setelah sebelumnya mengulas tentang tes jalan raya dan tes konsumsi bbm motor sport Honda CB150R StreetFire dan Honda Verza 150 oleh komunitas Gilamotor, sekarang saatnya kita simak apa kata Gilmoters tentang dua motor sport 150cc terbaru dari Honda itu saat digeber di sirkuit Sentul Kecil, Bogor, beberapa waktu lalu. Bagi yang belum baca artikel tes jalan raya dan konsumsi bbm, klik di sini.

Okeh, pertama kita bahas masalah handling CB150R StreetFire dan Verza 150 di Sikuit Sentul Kecil yang punya 14 rikungan. Sirkuit ini banyak menyuguhkan tikungan cepat. Tapi ada juga beberapa tikungan lambat seperti tikungan 9, 10 dan 12. Selebihnya, kalau berani dan paham kondisi motor serta sirkuit, bisa panteng rpm tinggi.

Sirkuit ini sebenarnya kurang cocok dengan CB150R StreetFire yang tenaganya baru berasa nampol di rpm tengah dan atas. Soalnya, Sentul Kecil trek lurusnya cuma sepanjang 150 meter, itu pun kalau bisa keluar tikungan 14 (tikungan terakhir) dengan kecepatan tinggi, jadi setidaknya bisa nyicipin gigi 4 walau cuma sebentar sebelum engine brake untuk siap-siap masuk tikungan pertama. Tapi di tes ini bukan mencari top speed nya, melainkan handling dan akselerasinya.

Jarak sumbu roda CB150R 1.288 mm dan itu bikin motor ini enak untuk diajak manuver khusnya melibas tikungan. Berkat sudut rake nya yang 25o dan trailnya 89 mm membuat CB150R makin gampang diajak nikung. Beda dengan motor yang rake nya lebih gede, sudah pasti agak kaku diajak beloknya. Makanya para Gilmoters demen banget nikung dengan sedikit merebah di setiap tikungan Sirkuit Sentul Kecil. “Stabil banget.. Setingan suspensi depan dan belakangnya pas banget jadi saat nikung cepat, bodi tidak limbung, stabil banget,” ucap Febriyansyah Adi Kuncoro, Gilmoters Bogor yang sering ikut road race.

Gilmoters yang akrab disapa Eby ini juga menjelaskan, meski mesin CB150R StreetFire tenaganya baru terasa di rpm tengah sampai atas, tapi akselerasi saat keluar tikungan juga oke. “Tenaga ngisi terus. Walau tenaganya baru sangat terasa di rpm tengah sampai atas, tapi saat keluar tikungan tenaganya oke, nggak tekor,” bebernya.

Begitu juga dengan Frandes Reynaldo. Mahasiswa Universitas Indonesia ini mengaku kalau handling CB150R StreetFire sangat stabil. “Posisi duduknya pas, tenaga mantap dan handling stabil. Meliuk-liuk di tikungan sirkuit Sentul Kecil nggak limbung. Makanya foot step sering nempel di aspal saat nikung,” terang Frandes.

“Keluar tikungan terkhir langsung masuk gigi tiga dan sedikit nyicipin gigi empat sampe kecepatan 105 kpj. Sayang gak bisa lebih tinggi lagi karena harus down shifting sebelum masuk tikungan pertama. Tapi itu sudah cukup menggambarkan performa CB150R. Masuk tikungan pertama dengan speed 80 kpj juga enak banget, bodi stabil, suspensinnya nggak mantul-mantul yang bikin motor jadi berasa limbung,” terang Yudi Presetio, Gilmoters Bogor.

Kesimpulannya, handling dan akselerasi CB150R StreetFire mumpuni untuk diajak melumat sirkuit Sentul Kecil. Tapi jangan dicoba di jalan raya yah. Berbahaya, bro. Kalau memang mau kebut-kebutan dan nikung sambil rebah, sewa sirkuit Sentul Kecil aja. Murah kok, cuma Rp 150 ribu per motor dan Rp 100 ribu untuk pit nya.

Terus bagaimana dengan motor sport 150cc dengan harga murah Verza.? Hahaha, ini yang paling menarik. Meski dijual dengan harga murah, tapi Verza menawarkan apa yang diputuhkan banyak pengendara motor di Indonesia. Pengendara yang butuh motor sebagai alat transportasi yang nyaman dan tangguh baik untuk riding berboncengan atau mengangkut barang.

Masalah tes jalan raya dan konsumsi bbm, Verza 150 sudah pernah di ulas sebelumnya. Sekarang kita bahas tentang handling Verza saat digeber di sirkuit Sentul Kecil.

Bicara masalah handling, Verza juga nggak kalah nyaman dan stabil. Buktinya, Verza 150 juga enak buat diajak melumat tikungan-tikungan sirkuit Sentul Kecil meski kecepatannya saat nikung tidak sekencang CB150R. Tapi secara keseluruhan, Verza 150 juga tangguh dan nyaman.

“Meski tak galak dan se-stabil CB150R, tapi Verza juga oke buat diajak main-main di Sentul Kecil. Kan segmentasi motor ini beda dengan CB150R,” ucap Rio Kurnia, Gilmoter Jakarta.

“Yang paling enak dari Verza adalah riding posisinya, pas banget, nyaman dan nggak bikin pegel,” ucap Dwi Djoko, Gilmoter Bogor.

4 COMMENTS

  1. But in fact, Liu Jiangen this is not lost, his mind is persistent and firm, he wanted to go to Hengda, want to play, play in AFC Champions League, more bluntly, he want to get more money