0
70

Jangan Sembarangan Porting Polish, Ada Ukuran yang Harus Diperhatikan

Dalam melakukan modifikasi pada sebuah kendaraan termasuk motor ada banyak hal yang bisa dilakukan mulai dari meningkatkan penampilan hingga meningkatkan performa. Dalam melakukan modifikasi khususnya meningkatkan performa ada banyak hal yang bisa dilakukan mulai dari mengganti jeroan sehingga kapasitas mesin jadi naik atau hanya menyempurnakan pembakaran dengan melakukan porting polish.

Ya, banyak para modifikator melakukan porting polish pada motor mereka untuk membuat asupan bensin menuju ruang bakar lebih sempurna. Tujuan dari porting polish adalah menyempurnakan pembakaran dengan melakukan pelebaran pada lubang intake dan exhaust yang ada di dalam head.

Namun dalam melakukan porting polish tidak bisa asal-asalan membesarkan saja. Ada ukuran yang harus kita penuhi ketika ingin melakukan porting polish pada motor kesayangan kita. Salah satu efek negatif yang ditimbulkan ketika ukuran lubang intake dan exhaust terlalu besar akan berpengaruh pada mesin.

Ukuran porting polish akan dilakukan pada motor harus menyesuaikan kebutuhan. Jika motor hanya digunakan harian maka ukuran yang berlaku pada porting polish tidak boleh terlalu besar. Namun jika porting polish akan digunakan pada motor balap, maka ukurannya harus menyesuaikan diameter dari piston dan ukuran squish pada head.

Dok foto : otorider.com

Seperti yang dilansir otorider.com, Anggi selaku mekanik dari R59 Matic Shop di bilangan Ciputat mengatakan Jika mesin masih dalam kondisi standar seperti ukuran piston serta diameter klepnya, maka diameter porting tidak boleh dibuat terlalu besar. 

“Kalau terlalu besar kecepatan aliran udara yang masuk dan keluar menjadi kecil. Akibatnya, mesin tidak akan mendapatkan aliran bahan bakar dan udara yang ideal saat keluar masuk dari ruang bakar,” jelas Anggi.

Kemudian, bila terlalu besar juga mesin akan lebih boros serta tidak menghasilkan performa yang tinggi. “Jadi kalau terlalu besar cuma boros doang, tenaga mesin bukan meningkat malah menurun. Buat mesin standar harian cukup diperhalus dan diperlancar jalur yang menghalangi keluar masuk bahan bakar,” terangnya.

Jadi ketika kita akan melakukan porting polish terutama pada motor standar, sebaiknya kita ukur terlebih dahulu klep, piston dan lubang squish pada motor. Usahakan untuk tidak terlalu besar. Jika terlalu besar, terpaksa kita harus mengganti head baru atau mengganti piston dan klep dengan ukuran yang lebih besar.