0
140

Drama MOTOGP dan Rekor Lap Baru: Kualifikasi Pertamina Grand Prix of Indonesia

Pada saat yang dinanti-nanti, Kualifikasi Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi panggung drama yang memikat. Pembalap-pembalap elite dan penantang gelar seperti Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), Jorge Martin (Prima Pramac Racing), dan Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team) menghadapi sejumlah kesulitan yang tak terduga.

Saat bendera hijau dikibarkan oleh Marshal di Pertamina Mandalika International Circuit, Francesco Bagnaia bergegas menuju lintasan. Namun, sial bagi Bagnaia, upayanya pertama kali terhalang ketika catatan waktunya dibatalkan karena melewati batas trek (track limit). Kesulitan semakin bertambah ketika dia mendapati dirinya dikejar oleh Joan Mir dari Repsol Honda Team.

Sementara Bagnaia mencoba untuk mencatatkan waktu yang kompetitif, Enea Bastianinini dari Ducati Lenovo Team tampil sangat cepat dan menduduki posisi teratas dengan catatan waktu 1 menit 31,301 detik. Franco Morbidelli membawa Monster Energy Yamaha MotoGP™ naik ke urutan kedua. Namun, Bagnaia tak menyerah dan akhirnya berhasil mencatatkan waktu cepat, yaitu 1 menit 30,626 detik.

Namun, kejutan terjadi ketika Luca Marini dari Mooney VR46 Racing Team melaju dengan sangat kencang dan merebut posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 30,383 detik. Bagnaia berusaha membalas, tetapi Enea Bastianini muncul sebagai penantang yang tangguh dan merebut posisi kedua, yang juga berarti menyingkirkan Bagnaia ke Q1.

Ketika Q2 dimulai, Francesco Bagnaia tidak ada dalam lapangan, sehingga memberikan situasi yang berbeda, terutama bagi Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Namun, drama tak berhenti di situ. Marco Bezzecchi terjatuh setelah kehilangan kendali di Tikungan 16. Meskipun dia selamat tanpa cedera serius, dia kehilangan kesempatan untuk mengejar waktu terbaik. (Latanza Firdaus)